Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mayoritas Warga Skotlandia Ingin Investasi di Bank Syariah

Selasa, 26 Februari 2013, 17:25 WIB
Komentar : 0
Wikipedia
Lambang Skotlandia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Angka terbaru dari Dewan Keuangan Syariah Inggris menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen warga Skotlandia menginginkan uangnya diinvestasikan ke bank syariah. Adanya trend dinilai dapat membuat Skotlandia berkesempatan menjadi pusat keuangan syariah.

Dewan Keuangan Syariah Inggris mengundang perwakilan pemerintah, para pelaku bisnis dan akademisi, untuk mendiskusikan dan membahas topik-topik seperti tantangan yang dihadapi sektor perbankan ke depannya.

"Diskusi bertujuan memunculkan bank syariah sebagai pondasi dasar sektor perbankan yang stabil dan bijaksana," ujar Ketua Firma Hukum Tods Murray di Edinburgh, Graham Burnside seperti dikutip dari Blue & Green Tomorrow, Selasa (26/2).

Pria yang juga menjadi anggota Dewan Syariah Inggris ini yakin sudah waktunya bagi pemerintah meresmikan keterlibatan perbankan syariah dalam posisi hubungan keuangan global Skotlandia. "Industri berkembang hendaknya mematuhi prinsip syariah yang melarang investasi di bidang tembakau dan pornografi," katanya.

Pemerintah, kata Burnside, harus merespon keinginan setengah warganya untuk menginvestasikan uangnya ke bank syariah. Menurutnya ini sesuatu yang menggembirakan. "Bentuk perbankan yang lebih etis sangat penting menginngat krisis keuangan yang sedang berlangsung," ucap Burnside.

Reporter : Qommarria Rostanti
Redaktur : Nidia Zuraya
2.347 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Indonesia Miliki Perusahaan Penjamin Syariah Pertama