Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

OJK: Ekonomi Indonesia Butuh BMT

Selasa, 06 November 2012, 09:36 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya
Baitul Mal wa Tamwil (BMT)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGAKARTA -- Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia,  Mulyaman D. Hadad  mengatakan bahwa posisi BMT dari tahun ke tahun akan menjadi amat penting bagi perekonomian Indonesia.

Pasalnya banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengakses lembaga keuangan. Hal ini kata dia, merupakan celah penting bagi BMT untuk membantu peningkatan kesejahteraan mereka.

“Peran BMT sebagai lembaga  islam dalam ekonomi ini, sekaligus juga menegaskan bahwa yang namanya memperjuangkan syariah bisa dilakukan di bidang ekonomi," terangnya.

Sementara itu Ma’ruf Amin,  Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI dalam kesempatan yang sama menjelaskan, dalam UU Koperasi yang baru peran dan fungsi BMT belum begitu jelas, sehingga membutuhkan regulasi baru maupun regulasi penjelas guna menjamin keberadaan BMT dalam perekonomian nasional. 

Selain itu kata dia, juga dibutuhkan peningkatan peran BMT di masyarakat dengan memperbesar  share ekonomi syariah, meningkatkan kapasitas SDM, dan menguatkan dengan regulasi

Reporter : Yulianingsih
Redaktur : Hafidz Muftisany
2.378 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...