Sunday, 2 Muharram 1436 / 26 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

BNI Syariah Targetkan Himpun Dana Rp 25 Miliar

Friday, 03 August 2012, 19:22 WIB
Komentar : 0
Republika/Wihdan Hidayat
Salah satu outlet BNI Syariah.
Salah satu outlet BNI Syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS – BNI Syariah Cabang Kudus, Jawa Tengah, menargetkan dapat menghimpun dana dari masyarakat sebesar Rp 25 miliar hingga akhir 2012.

"Penghimpunan dana tersebut untuk semua produk BNI Syariah," kata Direktur Operasional dan Keuangan BNI, Syariah Junaidi Hisom, usai menghadiri pembukaan Kantor Cabang BNI Syariah Kudus, di Kudus, Jumat (3/8).

Untuk penyaluran kredit kepada masyarakat hingga empat bulan ke depan, diperkirakan hampir sama dengan target penghimpunan dananya. Menurut dia, pelayanan kepada nasabah harus diutamakan, sehingga daya tarik masyarakat terhadap perbankan syariah juga bertambah.

BNI Syariah juga meluncurkan tabungan untuk anak di bawah usia 17 tahun yang diberi nama tabungan iB Tunas Hasanah, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat terkait keberadaan perbankan syariah sejak usia dini.

Direktur Bisnis BNI Syariah, Imam Teguh, menambahkan, peluncuran produk tabungan tersebut merupakan salah satu aksi korporasi mendukung edukasi kepada masyarakat terkait menabung di bank syariah sejak dini. "Produk tabungan tersebut, juga dilengkapi fasilitas 'elektronik banking', seperti halnya tabungan BNI Syariah yang lain," ujarnya.

Penarikan uang secara tunai bisa dilakukan di seluruh ATM BNI secara gratis dan bebas biaya administrasi. Tabungan iB Tunas Hasanah, kata Imam, sebagai produk simpanan dalam mata uang rupiah berdasarkan akad wadiah khusus untuk anak dan pelajar usia di bawah 17 tahun. "Ketika usianya sudah lebih dari 17 tahun, tabungannya akan dikonversikan menjadi tabungan iB Hasanah dengan fasilitas yang cukup memadai."





Redaktur : Chairul Akhmad
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Doyan Minum Soda Tampak Lebih Tua?
SAN FRANSISCO -- Sebuah studi menemukan minuman bersoda dapat membuat sel-sel tertentu dalam tubuh menua lebih cepat. Peneliti University of California, San Fransisco menyimpulkan...