Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1436 / 23 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pembiayaan Dana Talangan Haji BRI Syariah Capai Rp 406 Miliar

Sunday, 22 April 2012, 18:48 WIB
Komentar : 0
Republika/Wihdan Hidayat
BRI Syariah.
BRI Syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pembiayaan dana talangan haji BRI Syariah yang memudahkan nasabah untuk menunaikan ibadah haji telah mencapai Rp 406 miliar pada akhir Maret 2012. Nilai pembiayaan ini diharapkan meningkat tiga kali lipat pada akhir tahun.

Menurut Direktur Utama BRI Syariah, Mochamad Hadi Santoso, peningkatan pembiayaan dana talangan haji akan dicapai dengan penambahan kantor cabang baru.

Nasabah dana talangan haji diharapkan meningkat dari 26 ribu nasabah pada kuartal pertama 2012. "Kami akan menambah dana talangan dengan buka cabang baru," ujar dia, Ahad (22/4).

BRI Syariah mengandalkan dua produk untuk layanan haji yakni dana talangan haji dan tabungan haji. Untuk pembiayaan dana talangan haji, diakui Hadi terus meningkat dari nilai akhir tahun lalu sebesar Rp 150 miliar. "Kami target bisa naik tiga kali lipat tahun ini," katanya.

Produk tabungan haji BRI Syariah merupakan produk simpanan untuk calon jamaah haji dalam memenuhi kebutuhan setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Sedangkan, produk dana talangan haji merupakan fasilitas pembiayaan kepada calon jamaah haji untuk memperoleh porsi pemberangkatan ibadah haji.

Melalui kerjasama dengan Sahid Tour, BRI Syariah telah memberangkatkan 300 orang jamaah umrah dalam tiga kali pemberangkatan.

Sementara untuk meningkatkan penghimpunan tabungan haji, BRI Syariah menawarkan program Harum atau Haji berhadiah umrah. Pada Ahad (22/4) ini, Bank BRI Syariah memberangkatkan 100 jamaah umrah. Rombongan tersebut terdiri dari pemenang program Harum dan pemenang lomba penulisan jurnalistik.


Reporter : Nur Aini
Redaktur : Chairul Akhmad
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Alasan Menteri Agama Terkait Lahirnya RUU PUB
JAKARTA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan lima hal yang menjadi bagian dari lahirnya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Umat Beragama (PUB). Pertama,...