Minggu, 7 Rajab 1436 / 26 April 2015
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Empat Kompetensi Pengelolaan SDM Berbasis Syariah

Rabu, 11 April 2012, 15:00 WIB
Komentar : -1
antara
Gadai emas di BRI Syariah
Gadai emas di BRI Syariah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- SDM yang berkualitas merupakan salah satu faktor pendukung berkembangnya perbankan syariah di Indonesia. Eka B Danuwirana, vice president Bank Syariah Mandiri membagi tips untuk mengelola SDM berbasis syariah, dalam acara HR Syariah Summit yang digelar Republika.

Inilah empat kompetensi pengelolaan SDM berbasis syariah:

Functional Competency
Kemampuan SDM yang berkaitan dengan background dan keahlian dasar di bidang ekonomi syariah, operasional bisnis syariah, administrasi keuangan syariah, dan analisa keuangan syariah.
 
Behavior  competency
Kemampuan SDM untuk bertindak efektif, memiliki semangat (ghirah) syariah, fleksibel dan rasa ingin tahu yang tinggi serta berorientas pada hasil yang sempurna.

Role Competency
SDM yang mampu memberikan kontribusi positif sesuai peran dalam perusahaan, cepat menangkap perubahan dan mampu membangun hubungan dengan yang lain.

Core Competency
SDM yang memiliki pandangan dan keyakinan yang sesuai dengan visi, misi, makna dan values serta budaya perusahaan (bisnis syariah).

Eka menambahkan, untuk mendapatkan SDM yang baik jangan terpaku pada universitas calon karyawan. Tapi lebih fokuskan pada apa yang dibutuhkan perusahaan. "Jangan terbuai nama besar perguruan, tapi sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan." tambah Eka.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Heri Ruslan
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Kriminalisasi dan Monsterisasi Dakwah'
JAKARTA -- Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mengatakan ada gejala yang sangat mengkhawatirkan, yakni adanya kriminalisasi dan 'monsterisasi' dakwah. Monstersasi...