Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sistem Buka Tutup Impor Hortikultura Diusulkan

Selasa, 19 Maret 2013, 16:50 WIB
Komentar : 0
infopublik.org
Produk Hortikultura (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Hasanuddin Ibrahim mengusulkan skema impor produk hortikultura dilakukan dengan sistem buka dan tutup. Waktu pengaturan disesuaikan dengan masa panen masing-masing komoditas.

Pola ini dikatakan cocok untuk mengatasi musim panen produk hortikultura yang sifatnya musiman. Beberapa produk hortikultura menurutnya sudah bisa swasembada, termasuk bawang merah dan cabai.

Gejolak harga bawang merah yang terjadi saat ini pun bersifat sementara. Dalam kondisi normal, produksi domestik sebanyak 60 persen dipasok dari hasil panen Juli dan September. "Kalau sedang panen, Indonesia bahkan bisa impor bawang merah," ujar Hasanudin, Selasa (19/3).

Komoditas yang masih ditopang impor misalnya kentang granola. Namun secara umum komoditas kentang sedang berada di tahap swasembada.

Reporter : Meiliani Fauziah
Redaktur : Nidia Zuraya
870 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...