Kamis, 9 Ramadhan 1439 / 24 Mei 2018

Kamis, 9 Ramadhan 1439 / 24 Mei 2018

Kementan Siapkan Tim Awasi Wajib Tanam Bawang Putih

Rabu 02 Mei 2018 03:43 WIB

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Teguh Firmansyah

Panen Perdana Bawang Putih.

Panen Perdana Bawang Putih.

Foto: Republika/ Wihdan
Ada sanksi bagi importir yang tak menjalankan wajib tanam,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan tim yang bertugas melakukan verifikasi terhadap praktik wajib tanam bawang putih oleh importir.

"Saat ini namanya tim verifikator wajib tanam dan wajib menghasilkan," kata Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, Selasa (1/5).

Ia menegaskan ada sanksi bagi importir yang tidak menjalankan kewajiban wajib tanam bawang putih. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2017, importir diwajibkan menanam lima persen dari kuota impor yang diterima.

Mengacu pada Permentan tersebut, sanksi yang mengancam importir adalah tidak diberikan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) selama satu tahun hingga tiga tahun. Lamanya waktu tergantung pada pelanggaran yang dilakukan.

Penarikan produk hortikutura dari peredaran juga bisa dilakukan mengacu pada pasal 37 Permentan Nomor 38 Tahun 2017 tersebut.

Baca juga,  Dugaan Manipulasi Wajib Tanam Bawang Putih, Ini Kata KPK.

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES