Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

340 Kontainer Bawang Impor Tertahan di Tanjung Perak

Senin, 18 Maret 2013, 15:37 WIB
Komentar : 0
Yasin Habibi/Republika
Bawang putih

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sebanyak 340 kontainer bawang impor masih tertahan di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Bawang tersebut akan didistribusikan ke seluruh Pulau Jawa termasuk DIY.

Hal itu dikemukakan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Causa Iman Karana usai mengikuti Rapat Tim Pengendali Infalasi Daerah (TPID) DIY, di Yogyakarta, Senin (18/3).

Setelah diperoleh kepastian bahwa bawang impor dari CIna dan Thailand yang kini sudah ada di Tanjung Perak tersebut maka kebutuhan stok bawang di DIY diharapkan akan segera tercukupi. Namun sampai saat ini belum dapat didistribusikan karena terkendala kelengkapan dokumen.

''Mudah-mudahan dokumen bisa cepat selesai dan bawang segera masuk ke DIY. Oleh karena itu kami minta dinas terkait menanyakan kepada Kemendag (Kementerian Perdagangan) mengenai stok tersebut,''tuturnya.

Selanjutnya Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UKM DIY  Eko Witoyo mengatakan pihaknya siap melakukan koordinasi dengan kementerian terkait mengenai masalah kelangkaan bawang. Sebab kebijakan dari pusat harus disinkronkan dengan kebijakan di daerah.
 
''Masalah kelangkaan bawang ini akan segera kami koordinasi dengan biro perekonomian. Keputusannya akan dibahas pada rapat koordinasi yang dilakukan minggu ini atau paling lambat minggu depan,'' katanya.

Eko mengatakan pihaknya tidak akan terburu-buru melakukan operasi pasar. Karena dari   pengalaman saat harga daging sapi mahal  ternyata tidak bisa melawan harga pasar.

Menurut Causa,  dengan langkanya bawang yang menyebabkan harga bawang tinggi, maka tingkat inflasi di DIY diprediksi pada bulan Maret mencapai dua persen atau mengalami kenaikan dua kali lipat dibandingkan inflasi pada bulan Februari yang hanya 0,93 persen.

Selain harga bawang, yang mempengaruhi kenaikan inflasi adalah kenaikan harga properti. Tentu saja dengan adanya kepastian jumlah pasokan bawang impor yang masih tertahan di pelabuhan, diharapkan mampu menekan harga bawang.

''Apabila sudah didistribusikan saya pikir tidak akan kendala lagi,'' tuturnya.

Reporter : neni ridarineni
Redaktur : Heri Ruslan
852 reads
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...