Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Harga Bawang di Bogor Rp 45 Ribu per Kilogram

Jumat, 15 Maret 2013, 09:07 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
Pedagang mengambil bawang putih impor dari Cina untuk ditimbang di Pasar Senen, Jakarta, Rabu (13/3).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Harga bawang putih di Bogor, Jawa Barat, menembus Rp 40 ribu per kilogram di pasar tradisional, Jumat (15/3) pagi.

Pun dengan harga bawang merah yang masih melangit dan harganya masih bervariasi, antara Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu  per kilogram.

Menurut Rico, pedagang palawija di Pasar Anyar, Bogor, naiknya harga bawang membuat lesu penjualan di pasaran. "Ada yang beli, tetapi banyak yang nawar, apalagi ibu-ibu, memang harganya terlampau tinggi ," katanya.

Sementara itu, Eddy pedagang sayur keliling sudah dua hari tidak menjual bawang. Ia mengaku selain tidak sanggup beli, harga bawang cukup mahal untuk ditawarkan kepada pembelinya.

"Sudah dua hari saya ngak jual bawang, ngak kuat harganya. Kasihan sama yang beli mau dijual berapa seperapat, masak dijual Rp 12 ribu siapa yang mau beli," katanya.

Harga bawang memang sudah menunjukkan gejala kenaikan sejak awal bulan lalu. Biasanya bawang merah dijual Rp 12 ribu per kilogram naik setahap demi setahap hingga mencapai Rp 45 ribu per kilo.

Begitu pula harga bawang putih dari Rp 18 ribu naik jadi Rp 20 ribu dan kini menjadi Rp 40 ribu per kilo.

Naiknya harga bawang putih dan bawang merah sangat dirasakan pedagang makanan skala kecil seperti pedagang pecel lele dan gorengan. Untuk menyiasati kenaikan harga komoditi hortikultura tersebut mereka menjatahi penggunaan sambal untuk pembeli.

"Habis semuanya pada mahal mbak, bawang putih dan bawang merah harganya naik tinggi, jadi ngak kuat modal kita," kata pedagang pecel lele di Jalan Semeru.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
1.645 reads
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu(QS.Al-Baqarah:45)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...