Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kementan Bayarkan Premi Rp 400 Juta untuk Lahan Gagal Panen

Selasa, 19 Februari 2013, 17:36 WIB
Komentar : 0
ANTARA/Yusran Uccang
Sawah terendam banjir (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) segera menyalurkan asuransi pertama untuk lahan gagal panen di Tuban dan Gresik. Jumlah premi yang dibayarkan mencapai Rp 400 juta untuk 80 hektare (ha) lahan yang gagal panen.

"Penyalurannya mulai bulan ini," ujar Direktur Pembiayaan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian (Kementan) Mulyadi , Selasa (19/2).

Ujicoba asuransi pertanian dimulai sejak Oktober tahun lalu.  Untuk tahap awal, sebanyak 80 persen subsidi ditanggung oleh pemerintah dan sisanya dari kelompok. Selanjutnya, petani membayar premi sebesar Rp 36 ribu untuk satu ha lahan. Mulyadi memperkirakan jumlah premi bisa mencapai Rp 5 miliar per tahun.

Selain lahan pertanian, pemerintah memberikan subsidi bagi para peternak. Pemerintah menanggung 80 persen premi dan sisanya dibayarkan oleh peternak. Jumlah premi yang harus dibayar peternak sebesar 1,5 persen dari total harga ternak.

Reporter : Meiliani Fauziah
Redaktur : Nidia Zuraya
660 reads
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...