Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

BSM Salurkan KUR Rp 1,5 Triliun

Rabu, 13 Februari 2013, 17:53 WIB
Komentar : 0
Tahta/Republika
UMKM penerima KUR, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Syariah Mandiri (BSM) dipercaya pemerintah untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp 1,5 triliun. Nilai ini naik dua kali lipat bila dibandingkan dengan target tahun lalu, yakni Rp 750 miliar.

Kepala Divisi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) BSM Andri V Sabardi mengungkapkan BSM merupakan bank syariah pertama yang dipercaya pemerintah menyalurkan KUR. "Tahun lalu penyaluran KUR melebihi target, yaitu sampai Rp 1,2 triliun," ujar Andri usai menjadi pembicara diskusi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Rabu (13/2).

KUR BSM paling besar disalurkan ke sektor pertanian, yaitu lebih dari 50 persen. BSM sengaja membidik daerah-daerah yang kuat sektor agrobisnisnya, seperti di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Di wilayah Jawaeyaluran KUR tidak sebesar daerah lain.

Penyaluran KUR untuk pertanian lebih banyak disalurkan melalui pola kemitraan inti plasma, yakni hubungan kemitraan antara UKM dan UB sebagai inti pembinaan dalam penyediaan lahan, dan sarana produksi. Pola ini dinilai cocok untuk penyaluran ke sektor pertanian.

Penyaluran KUR oleh BSM diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UKM yang diberi pembiayaan. BSM mencatat terdapat lebih dari Rp 400 miliar dana yang naik kelas dari pembiayaan KUR ke pembiayaan komersil. Peminjaman rata-rata ada di angka Rp 100-120 juta. "Kami menargetkan golongan yang naik ini tumbuh 30 persen," ujar Andri.

Andri mengaku perseroan tidak memberikan pengawasan dan pembinaan kepada UKM yang mengajukan pembiayaan KUR. Pembinaan dilakukan kepada UKM yang mengajukan pembiayaan mikro melalui warung mikro BSM.

Agar penyaluran KUR lebih efektif, BSM menjalin kerja sama dengan Hipmi. BSM mengalokasikan dana KUR sebesar Rp 230 miliar bagi pelaku usaha yang menjadi anggota Hipmi. "Ini merupakan salah satu bentuk penyaluran KUR di BSM, yaitu dengan menggandeng organisasi-organisasi tertentu," kata Andri.

Secara umum pembiayaan BSM mencapai Rp 46 triliun. Sekitar 78 persen adalah pembiayaan UMKM. Andri mencatat dari total pembiayaan, sekitar Rp 1,7 triliun merupakan pembiayaan mikro. Sedangkan pembiayaan menengah mencapai Rp 8,2 triliun. "Sisanya komersial," kata Andri.

Perseroan menargetkan tahun ini porsi UMKM ditambah. Setidaknya porsi pembiayaan UMKM akan ditingkatkan menjadi 80 persen.

Reporter : Friska Yolandha
Redaktur : Nidia Zuraya
725 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...