Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

2013, Indonesia Mampu Tekan Impor Garam

Senin, 07 Januari 2013, 20:09 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
Petani Garam (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG--Kebutuhan garam konsumsi di Indonesia saat ini sebesar 1,5 juta ton, sedangkan kebutuhan garam industri 1,8 juta ton. Saat ini, produksi garam Indonesia sudah mencapai 2,1 juta ton, sehingga terjadi terjadi surplus produksi garam secara nasional, dan dapat menekan impor garam.

"Kelebihan produksi garam tersebut, dapat memenuhi kebutuhan konsumsi garam industri, dan mengurangi impor garam," kata Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Syarif Cicid Soetardjo, di Bandar Lampung, Senin (7/1).

Ia mengatakan selama ini garam konsumsi nasional sebanyak 1,5 juta ton tidak dapat dipenuhi, pada akhir Desember 2012 lalu, produksi sudah mencapai 2,1 juta ton, sehingga terjadi surplus. Sedangkan target produksi tahun 2013 ini sebesar 2,5 juta ton.

Ia mengatakan sebenarnya Indonesia sudah mencapai swasembada garam nasional pada tahun lalu. Hal ini berdasarkan capaian produksi garam sudah mencapai 2,1 juta ton. Belum lagi target produksi garam tahun 2013 sebanyak 2,5 juta ton. Sehingga terdapat surplus atau kelebihan produksi sekitar 700 ribu hingga 800 ribu ton.

Surplusnya produksi garam  nasional, perlu diantisipasi agar harga jualnya tidak turun dan rendah. Karena itu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeluarkan kebijakan kepada importir garam industri dengan mewajibkan mereka menyerap dan membeli hasil panen garam rakyat.

Apalagi, bagi importir produsen garam konsumsi untuk menyerap garam rakyat dengan target penyerapan tahun ini sebesar 600 hingga 700 ribu ton.

Selain itu, KKP juga membantu petani garam dengan sistem resi gudang dengan sistem yang mirip dengan resi gudang pada beras. Namun resi gudang pada garam pengelola adalah pihak swasta.

Reporter : Mursalin Yaslan
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
1.729 reads
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu(QS.Al-Baqarah:45)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...