Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

2013, Pemerintah Optimistis Harga Batu Bara Naik

Jumat, 04 Januari 2013, 22:04 WIB
Komentar : 0
Wikipedia
Tambang batu bara (ilustrasi)
Tambang batu bara (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pemerintah sepertinya menangkap sinyal positif pada perkembangan harga  batu bara. Bahkan, Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini yakin harga komoditas ini akan bersangsur naik di tahun ini.

"Batu bara akan naik karena ini (2012) titik terendah," ujarnya, Jumat (4/1). Ia optimistis harga akan segera kembali normal.

"Amerika sudah keluar budget clip. Eropa pun akan diperkirakan sehat," katanya.

Ia mengatakan membaiknya ekonomi kedua kawasan tersebut akan menstimulus kegiatan ekonomi di Cina yang membutuhkan banyak batu bara dari Indonesia.

Keyakinan serupa juga dikatakannya untuk mineral. Meski jumlah mineral terbatas, ia katakan penggunaan mineral terus meningkat.

"Contohnya besi perlu nikel, emas juga," katanya. Ia mengatakan bisa saja hal ini sudah diantisipasi perusahaan dengan menyiapkan supplai berlebih.

Sebelumnya di 2012 ini, harga batu bara sempat tertekan bahkan mencapai 80 dolar AS per ton. Hal ini terjadi akibat jatuhnya permintaan dari India dan Cina, yang merupakan pasar terbesar batu bara Indonesia.

Reporter : Sefti Oktarianisa
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya(HR. Muslim, no. 2588)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar