Senin , 18 December 2017, 16:23 WIB

Era Ekonomi Digital, Jokowi Ajak Generasi Muda Buka Usaha

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Nur Aini
Republika/Edi Yusuf
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pengalamannya pada acara Entrepreneurs Wanted ! bertajuk Wirausahawan Terbaik Berbagi untuk Penerus Republika, di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Kota Bandung, Senin (18/12).
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pengalamannya pada acara Entrepreneurs Wanted ! bertajuk Wirausahawan Terbaik Berbagi untuk Penerus Republika, di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Kota Bandung, Senin (18/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para generasi muda Indonesia untuk segera memasuki dunia usaha dalam ekonomi digital saat ini. Ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan peluang yang dimiliki negara sebab Indonesia memiliki potensi hingga 130 miliar dolar AS dalam lima tahun ke depan.

"Ke depan digital economy memberikan kesempatan kepada anak muda. Lima tahun ke depan ada peluang 130 miliar dolar AS di negara kita," kata Presiden Jokowi dalam acara Entrepreneurs Wanted! (EW!) di Bandung, Senin (18/2).

Dikutip dari laman setkab.go.id, Presiden mendorong anak-anak muda untuk mengubah paradigma mereka agar tak selalu menjadi pegawai setelah lulus kuliah. Meskipun merintis usaha tidaklah mudah, kata dia, tetapi peluang usaha saat ini sangat terbuka lebar melalui digital ekonomi.

Menurut dia, digital ekonomi memberikan kesempatan besar untuk para anak muda yang ingin berbisnis. Karena itu, ia mengajak anak-anak muda untuk secepatnya menjadi enterpreneur sebagai pilihan bukan keterpaksaan.

Alamnya sudah berbeda. Kita memiliki kebebasan berinteraksi dengan speed yang tinggi, jadi gunakan kesempatan ini, tutur Presiden. Jokowi pun mengingatkan generasi muda untuk terus menimba ilmu dan belajar pengalaman dari siapa pun sehingga lebih mengenal kegagalan dan tidak mudah menyerah.

"Kalau jatuh, bangkit lagi, saya kira semuanya yang sudah sukses pasti pernah mengalami kegagalan. Sekali coba langsung sukses enggak ada itu rumusnya dalam kewirausahaan," kata Jokowi.

Presiden pun meminta anak muda tak merasa gengsi untuk memulai usaha. Apalagi penciptaan wirausaha baru di Indonesia dinilainya mendesak mengingat data dari Bank Dunia yang menyebutkan Indonesia baru memiliki 3,3 persen wirausaha dari total penduduk.

"Angka itu masih tertinggal dibandingkan Singapura 7 persen, Malaysia 5 persen dan Thailand 4,5 persen," ujar Presiden.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Presiden bekerja sama dengan ITB itu dihadiri oleh sekitar 1.000 anak muda atau generasi milenials dari berbagai perguruan tinggi di tanah air.