Monday, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 January 2018

Monday, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 January 2018

LPDB-KUMKM Lebih Inklusif Tahun Depan

Jumat 15 December 2017 22:34 WIB

Red: Angga Indrawan

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo (kanan).

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo (kanan).

Foto: Dok Santripreneur Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Kemenkop dan UKM di bidang pembiayaan yang mengelola dana bergulir untuk penguatan permodalan bagi Koperasi dan UMKM, mulai 2018 akan tampil dengan paradigma baru dalam pengelolaan dana bergulir.

Dirut LPDB-KUMKM Braman Setyo, mengungkapkan hal itu dalam Rakortas (Rapat Koordinasi Terbatas) bidang Koperasi dan UKM yang di Surabaya, melalui keterangan pers, Jumat (15/12).

"Jika sebelumnya LPDB terkesan eksklusif dan sulit diakses, maka mulai 2018 LPDB bersifat inklusif, artinya LPDB terbuka dalam menjalin kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM, lembaga pemerintah lainnya, lembaga penjaminan, asosiasi, maupun perusahaan FinTech dalam membuka akses dan layanan sumber pembiayaan koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia," tegas Braman Setyo.

Sedangkan dalam rangka optimalisasi dan efisiensi pelayanan terhadap mitra, LPDB akan memberikan akses dan pengembangan pada sistem-sistem berbasis Financial Technology. "Rencananya kami akan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan FinTech seperti Amartha, TaniHub, TaniFund. Namun untuk permohonan dana melalui manual juga akan kami terima," ujarnya.

Braman Setyo juga mengatakan, pada tahun 2018 nanti LPDB menekankan pada trisukses, yaitu sukses penyaluran, pemanfaatan, dan pengembalian. "Ketiganya harus serempak, tidak bisa kalau sukses penyaluran dan pemanfaatan, namun gagal dalam pengembalian, itu sama aja bohong," katanya.

Lebih lanjut Braman menjelaskan, mulai 2018 akan dikucurkan pembiayaan untuk Wirausaha Pemula (WP) dengan plafon pinjaman maksimum Rp 50 juta. 

Mengenai kinerja LPDB selama ini, Braman menjelaskan selama 2006 sampai Agustus 2017 sudah merangkul 4.300 mitra dengan dana tersalur Rp 8,4 triliun. Sementara sisa outstanding dana LPDB sampai Agustus 2017 masih sebesar Rp 1,2 triliun. 

Artinya, dari yang berputar di mitra yang sampai pada 2017 sebesar Rp 2 triliun, baru Rp 800 miliar yang sudah kembali ke LPDB, sisanya atau Rp 1,2 triliun masih berputar/revolving.

"Ini yang saya minta dinas-dinas untuk proaktif mendatangi mitra, apa ada kesulitan atau yang lain," pinta Braman.

Sepanjang 2006- Agustus 2017 jumlah UMKM nya sebanyak 1.014.000 dengan jumlah tenaga kerja 1.837.000 orang. "Setelah saya dilantik memang ada ada dua permasalahan yang harus diselesaikan yaitu membereskan pembukuan dimasa sebelum saya, dan bagaimana mengembangkan LPDB ke depannya.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES