Kamis , 07 December 2017, 20:31 WIB

Kemendag Siapkan Operasi Pasar Jelang Akhir Tahun

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Andi Nur Aminah
Antara/Akbar Nugroho Gumay
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan pendapatnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/9).
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan pendapatnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perdagangan bersiap melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga bahan pangan pokok jelang akhir tahun. Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan barang jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Kami sudah kirim surat untuk operasi pasar (ke Bulog). Dengan dilakukan operasi pasar untuk stabilisasi harga, maka akan meredam harga untuk tidak naik," ujar Mendag, saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (7/12).

Secara umum, Enggar menyebut, harga bahan pangan pokok masih terkendali. Untuk beras kualitas premium misalnya, harganya saat ini bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun begitu, ia mengakui ada sedikit kenaikan harga pada beras jenis medium. "Beras medium di beberapa tempat ada yang naik sedikit Rp 100 hingga Rp 200," ujarnya.

Karena itu, untuk menjaga agar tidak terjadi lonjakan harga lebih tinggi, Kementerian Perdagangan bersama dengan Bulog akan melakukan operasi pasar. Selain itu, Mendag mengaku telah meminta para kepala dinas perdagangan di seluruh daerah untuk mewaspadai potensi peningkatan konsumsi jelang perayaan hari besar keagamaan. Ia menekankan, stok kebutuhan bahan pangan pokok harus sudah tersedia di daerah-daerah sejak awal Desember.