Rabu , 06 December 2017, 22:30 WIB

Anies Apresiasi Anugerah Syariah Republika 2017

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Bayu Hermawan
Republika/Muhammad Fakhruddin
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Anugerah Syariah Republika, JW Marriott, Jakarta, Rabu (6/12).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Anugerah Syariah Republika, JW Marriott, Jakarta, Rabu (6/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi gelaran Anugerah Syariah Republika (ASR) 2017 bagi para pegiat industri syariah dan perbankan syariah. Ia menilai acara ini menunjukkan banyak terobosan di berbagai bidang dalam menjalankan nilai-nilai berdasarkan syariah.

"Yang menarik adalah nilai-nilainya berdasarkan syariah tetapi cara mengekspresikannya dengan bahasa universal," kata Anies usai acara di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/12).

Menurutnya, hal itu lah yang menjadi spirit bahwa terobosan-terobosan dengan bahasa-bahasa universal menjadi ukuran. Penilaian yang didasarkan pada prinsip-prinsip universal dijadikan pijakan atas nilai yang diambil dari syariah.

Anies menambahkan, produk berbasis syariah bisa kian maju dengan terobosan-terobosan yang didasarkan pada manfaat. Sehingga, kata dia, orang mengambil bukan semata-mata karena syariahnya tetapi karena manfaatnya terasakan.

"Menurut saya kekuatannya di situ sehingga bisa berkompetisi dengan produk-produk nonsyariah," ujarnya.

Republika menginisiasi ASR 2017, Rabu (6/12) di Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan. ASR 2017 ini memberikan penghargaan kepada para pelaku industri keuangan syariah yang secara proaktif ikut membangun ekonomi bangsa, ekonomi umat, dan memajukan kesejahteraan bersama.

Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaedi mengatakan, pelaku industri keuangan yang disasar mencakup perusahaan-perusahaan keuangan baik perbankan maupun nonbank, pembuat kebijakan terkait ekonomi dan keuangan syariah, dan individu-individu yang berperan memajukan ekonomi syariah.

"Peran dan partisipasi mereka terlihat dari kebijakan yang dibuat, terobosan yang dijalankan, kinerja, pelayanan teknologi, inklusi keuangan, hingga inovasi-inovasi dalam mengedukasi dan menyosialisasikan produk syariah mereka," katanya.