Ahad , 19 November 2017, 11:29 WIB

Jelang Pembukaan Tol Soker, PT SNJ Siapkan 40 Ribu Kartu Tol

Rep: Andrian Saputra/ Red: Israr Itah
Republika/ Prayogi
Karyawan menunjukan kartu e-toll (ilustrasi).
Karyawan menunjukan kartu e-toll (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Jalan tol Solo-Kertosono (Soker) sepanjang 178,6 kilometer akan dioperasikan pada bulan depan. Jalan tol ini terdiri dari ruas Solo-Ngawi sepanjang 90,25 kilometer dan ruas Ngawi-Kertosono sepanjang 88,35 kilometer. 

PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) selaku pengelola tengah menyiapkan sistem transaksi tol menggunakan kartu pembayaran tol elektronik (e-toll card). 

Direktur Keuangan PT SNJ, Yudi Mahyudin memperkirakan dibutuhkan sekitar 40.000 e-toll pada tahap awal pembukaan jalan tol Soker. 

"Trafik kita sekitar 20 ribu per hari, karena kan tak setiap hari juga orang lewat jalan tol. Saya perkirakan dibutuhkan sekitar empat puluh ribu kartu tol untuk tahap awal ini," tutur Yudi Mahyudin saat mensosialisasikan e-toll card di Solo Car Free Day, Slamet Riyadi pada Ahad (19/10). 

Untuk penyediaan kartu tol elektronik tersebut, SNJ bekerja sama dengan enam perbankan, yakni Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, Bank BCA, Bank BTN dan Bank Jateng. Untuk pembangunan tol ini, pemerintah memberikan subsidi berupa biaya pembebasan lahan dan konstruksi sepanjang 59,74 kilometer. Sehingga untuk ruas Solo-Ngawi, pemerintah membangun konstruksi dari Kartosuro sampai Karanganyar sepanjang 20,9 kilometer. 

Sedangkan PT SNJ membangun konstruksi dari Karanganyar sampai Ngawi sepanjang 69,35 kilometer. Begitu pun dengan ruas Ngawi-Kertosono, Pemerintah membangun sepanjang 38,84 kilometer sedangkan PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) membangun sepanjang 49,51 kilometer. 

"Konstruksi dijadwalkan selesai Desember, diusahakan operasi penuh Januari tahun depan. Antara penyelesaian pembangunan dan operasi ada uji kelayakan yang nanti dikerjakan Departemen Perhubungan, PU dan lainnya. Kalau lolos, baru dioperasikan," tuturnya.

 

Berita Terkait