Selasa , 14 November 2017, 19:27 WIB

Pembangunan Tol Manado-Bitung Capai 31 Persen

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Gita Amanda
Antara/Adwit B Pramono
Kendaraan melintasi lokasi pembangunan jalan tol Manado-Bitung di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (2/3).
Kendaraan melintasi lokasi pembangunan jalan tol Manado-Bitung di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (2/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono meninjau perkembangan proyek pembangunan Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Pimpro PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) Muammad Taufiq juga menyampaikan progres pembangunan ruas tol tersebut. 

Taufiq mengatakan progres pembangunan konstruksi pada Seksi II A sepanjang 11,5 kilometer sudah mencapai 31,190 persen. "Sedangkan dari segi pembebasan lahan di Seksi II A sudah mencapai 85,31 persen," kata Taufiq dalam pernyataan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (14/11). 

Dia menambahkan percepatan pembebasan lahan juga dilakukan untuk seksi II B sepanjang 13,5 kilometer. Taufiq memastikan pembebasan lahan untuk seksi IIB sudah mencapai 32,48 persen pada November 2017.

Taufiq memastikan pihaknya akan selalu melakukan percepatan atau kselerasi pembangunan fisik konstruksi dan pembebasan lahan bagi jalan tol yang diproyeksikan akan rampung pada awal tahun 2019. "Sehingga dapat beroperasi penuh sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ujar Taufiq. 

Dengan dukungan infrastruktur jalan tol yang 65 persen sahamnya dipegang oleh Jasa Marga itu nantinya akan menjadi jalan alternatif untuk menuju dan dari pelabuhan laut yang ada di wilayah Bitung. 

Selain itu, Jalan Tol Manado-Bitung diharapkan mampu memecahkan permasalahan transportasi darat yang akan berdampak pada perkembangan perekonomian di Indonesia, khususnya Sulawesi.

Jalan tol pertama di Sulawesi Utara itu memiliki total panjang 39,9 kilometer yang dibagi menjadi empat seksi. PT JMB sebagai pemegang konsesi ruas SS Airmadidi-Bitung terbagi menjadi dua seksi sepanjang 25 kilometer. 

Keduanya yaitu seksi II A (Airmadidi-Danowudu) dan II B (Danowudu-Bitung). Sisanya adalah konstruksi Seksi I A: Ring Road Manado-Sukur (7,9 Kilometer/ Km) dan Seksi I B: Sukur-Air Madidi (tujuh Km) dibangun oleh pemerintah.