Senin , 23 October 2017, 11:00 WIB

Menteri LHK tak Tahu WWF Terlibat di Program Reforma Agraria

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Nidia Zuraya
Republika/ Yasin Habibi
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyebut bahwa dia tidak mengetahui terkait kerja sama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan WWF. Sebelum kerja sama ini diteken juga tidak ada informasi ke Kementeriannya.

"Saya tidak tahu soal itu (kerja sama WWF)," kata Siti ditemui di Istana Negara, Senin (23/10).

Siti mengatakan, kinerja di Kemenko Perekonomian seharusnya lebih pada mengkoordinasikan proram antar masing-masing kementerian. Sebab dalam reforma agraria banyak kementerian yang terlibat seperti Kementerian tata ruang dan agraria (ATR), Pertanian, Perdagangan, industri, hingga BUMN dalam pendanaan bagi masyarakat.

Pola ini yang sebaiknya dilakukan oleh Kemenko, tidak langsung masuk ke hal administrasi yang bisa dijalankan oleh kementerian terkait. Selain itu, Siti juga menyebut bahwa kerja sama yang dilakukan dengan non-goverment organization (NGO) sebaiknya tidak masuk hingga tahap sekretariat bersama. Sebab ada tata cara kerja pemerintah yang belum tentu bisa dilakukan oleh NGO.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution segera melakukan evaluasi terkait kerja sama yang dibangun Kemenko dengan lembaga internasional, WWF, untuk menunjang program reforma agraria dan hutan sosial.

"Saya lagi mengevaluasinya," kata Darmin ketika ditemui di Istana Negara.

Darmin menuturkan, dia belum paham seutuhnya mengenai kerja sama ini. Sebab dirinya juga harus memikirkan banyak program dalam mendorong perekonomian.