Rabu , 18 October 2017, 15:32 WIB

Indonesia Bidik Proyek Pembangunan Piala Dunia di Qatar

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Nur Aini
Republika/Debbie sutrisno
Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani bersama Presiden Joko Widodo menanam pohon Eboni di halaman belakang istana negara,Bogor (18/10).
Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani bersama Presiden Joko Widodo menanam pohon Eboni di halaman belakang istana negara,Bogor (18/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kamar dagang dan industri (Kadin) Indonesia akan memanfaatkan momentum Piala Dunia 2022 untuk meningkatkan kerja sama bisnis dengan pelaku usaha Qatar. Presiden Indonesia-Qatar Business Council Hendra Hartono mengatakan, sejumlah pengusaha nasional tengah membidik proyek-proyek di beragam sektor yang berkaitan dengan penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

"Jadi sekarang kita fokus ke World Cup 2022 karena di situ ada pekerjaan sebelum World Cup, saat World Cup dan setelah World Cup. Jadi ini proyek jangka panjang dan Indonesia ingin ikutan lebih lanjut," kata Hendra, saat ditemui di acara Qatar-Indonesia Economic Forum, di Jakarta, Rabu (18/10).

Di sektor infrastruktur misalnya, Hendra menjelaskan, pengusaha Indonesia menargetkan dapat menjadi kontraktor utama untuk proyek yang berkaitan dengan Piala Dunia. Untuk mencapai target itu, Kadin Indonesia akan memfasilitasi pertemuan antara pengusaha Indonesia dengan pelaku bisnis Qatar pada awal Desember mendatang di Qatar.

"Misi kita mau ke sana karena kita mau jadi main contractor. Nah ini kan perlu proses lobi," kata Hendra.

Sementara, di bidang perdagangan, Hendra menyebut ekspor material bangunan ke Qatar juga sangat potensial. Selama ini, negara tersebut banyak mengimpor bahan bangunan dari Cina dan Turki.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, saat membuka Qatar-Indonesia Economic Forum, mengatakan, momentum Piala Dunia 2022 di Qatar memang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan volume perdagangan barang dan jasa ke negara tersebut. Dalam kesempatan itu, ia juga mengundang pelaku usaha Qatar untuk mengimpor barang kebutuhan Piala Dunia dari Indonesia. "Anda bisa menemukan produk sepatu dan bola sepak dari Tasikmalaya yang berkualitas," ucapnya.