Kamis , 21 September 2017, 12:23 WIB

Umat Islam di Medan Gelar Pawai Tauhid dan Zikir Akbar

Rep: Issha Harruma/ Red: Endro Yuwanto
Republika/Isha Harruma
Polisi berkopiah putih dan Polwan berjilbab ikut dalam aksi Bela Islam Jilid III. Mereka ikut dalam kegiatan doa, zikir dan tausiah bersama di masjid Agung Medan, Jumat (2/12).
Polisi berkopiah putih dan Polwan berjilbab ikut dalam aksi Bela Islam Jilid III. Mereka ikut dalam kegiatan doa, zikir dan tausiah bersama di masjid Agung Medan, Jumat (2/12).

REPUBLIKA.CO.ID,  MEDAN -- Massa umat Islam menggelar Pawai Tauhid di Medan untuk memperingati Tahun Baru Islam 1439 Hijriah, Kamis (21/9) pagi. Semua kalangan umat Islam, baik perempuan, laki-laki hingga anak-anak ikut memeriahkan pawai tersebut.

Massa yang berjumlah sekitar seribuan menjadikan Masjid Agung Medan di Jalan Pangeran Diponegoro sebagai titik kumpul. Mereka lalu mulai bergerak menuju Masjid Taqwa yang berada di Jalan Mongonsidi. Di masjid ini akan digelar zikir akbar dalam rangka renungan Tahun Baru Islam.

"Aksi dan acara zikir ini dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam," kata salah satu peserta, Romi, Kamis (21/9).

Selain berjalan kaki, sejumlah massa juga tampak mengendarai kendaraan roda dua. Untuk memeriahkan pawai, tampak tiga peserta masing-masing menunggangi seekor kuda yang berbeda warna. Mereka yang berkuda ini berada di barisan massa paling depan.

"Kuda yang kami bawa dalam Pawai Tauhid ini merupakan sumbangan dari Karo," kata Kholis, salah seorang peserta dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam).

Dari Masjid Agung Medan, massa bergerak ke Jalan Zainul Arifin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Sudirman, dan mengarah ke persimpangan Polonia. Massa kemudian mengarah ke Jalan Juanda hingga ke Jalan Mongonsidi.

Pawai Tauhid ini pun mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. "Kami cuma mengawal aksi ini. Di mana jalur yang mereka lewati nanti, kami atur lalu lintasnya," kata salah satu petugas, Aiptu Sihotang.