Senin , 03 October 2016, 17:51 WIB

Biaya Sekolah Picu Inflasi Kota Bandar Lampung

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Budi Raharjo
Aktivitas belajar mengajar (ilustrasi)
Aktivitas belajar mengajar (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR LAMPUNG -- Inflasi Kota Bandar Lampung pada September 2016 sebesar 0,30 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Yeane Irmaningrum mengatakan inflasi terjadi dipicu biaya sekolah yang meningkat pada bulan lalu.

“Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah biaya pendidikan akademi atau perguruan tinggi, SMP, SMA, dan SD,” kata Yeane Irmaningrum pada wartawa di Bandar Lampung, Senin (3/10).

Inflasi September terjadi karena meningkatnya biaya sekolah anak-anak. Padahal, kata dia, bulan sebelumnya (Agustus) Kota Bandar Lampung terjadi deflasi.

Ia mengatakan andil inflasi terbesar pada kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga mencapai 0,24 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran lainnya seperti bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau hanya 0,08 persen. Transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,05 persen.

Menurut dia, pengeluaran untuk pendidikan, rekreasi dan olahraga pada bulan sebelumnya, sangat kecil, sehingga kota itu terjadi deflasi. Kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga pada September 2016 mengalami inflasi 3,37 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 122,85 pada Agustus 2016 menjadi 126,99 pada September 2016.

Ia mengatakan dari 82 kota yang disurvei BPS, inflasi Kota Bandar Lampung menduduki peringkat 18 dan Kota Metro 19. Sedangkan perbandingan indeks harga dan inflasi di 82 kota pada September 2016, Kota Bandar Lampung dan Kota Metro juga menduduki peringkat ke 18 dan 19.