Ahad , 13 Agustus 2017, 16:11 WIB

Jokowi Janji Bandara di Jember Rampung pada 2019

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Andri Saubani
Seno/Antara
[ilustrasi] Pesawat milik maskapai Wings Air di Bandara Notohadinegoro, Ajung, Jember, Jawa Timur.
[ilustrasi] Pesawat milik maskapai Wings Air di Bandara Notohadinegoro, Ajung, Jember, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa pengembangan Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember akan segera terwujud. Bandara ini diharap mampu meningkatkan akses perekonomian di Jember dan sekitarnya.

"Bandara Jember sudah kita siapkan. Nanti kita mulai 2018. Diperpanjang runway-nya juga terminal diperbesar," ujar Presiden kepada para jurnalis usai membagikan 1.725 Kartu Indonesia Pintar di SMP Negeri 7 Jember, Ahad (13/8).

Jokowi mengatakan, perluasan bandara tersebut membutuhkan waktu paling cepat dua tahun, dan diharap bisa selesai pada 2019. Dengan perluasan ini, maka Bandara Notohadinegoro diharap mampu menjadi tempat embarkasi haji.

Terkait pembiayaan perluasan bandara, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah mempersiapkan anggaran tersebut. Kucuran anggaran dari pemerintah dilakukan agar pembangunan bandara bisa lebih cepat.

"Sudah kita sampaikan kemarin ke Ibu Bupati sudah. Anggarannya urusan pusat. Sudah tidak ada masalah sudah kita cek semua. Tinggal pelaksanaannya. Anggarannya kurang lebih Rp 300-450 miliar," ujar Jokowi. Pengembangan Bandara Notohadinegoro diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas manusia dan barang serta meningkatkan arus investasi ke Kabupaten Jember dan sekitarnya.