Selasa, 7 Ramadhan 1439 / 22 Mei 2018

Selasa, 7 Ramadhan 1439 / 22 Mei 2018

Kemenhub Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Seperlunya

Sabtu 01 Juli 2017 06:01 WIB

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Teguh Firmansyah

Sejumlah kendaraan pemudik memadati pintu gerbang tol Cipali, Palimanan.

Sejumlah kendaraan pemudik memadati pintu gerbang tol Cipali, Palimanan.

Foto: Antara/Dedhez Anggara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka mengurangi kemacetan lalu lintas di sekitar rest area, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo, atau yang akrab dipanggil Jojo, mengimbau masyarakat untuk menggunakan tempat istirahat seperlunya. Menurut Jojo, waktu istirahat di rest area ada pengaturannya, yakni berkisar antara 30 menit hingga 1 jam. Pengaturan ini dibuat agar pemudik dapat istirahat secara bergantian.

"Bagi masyarakat yang sudah di dalam rest area, gunakanlah seperlunya, satu jam sudah lebih dari cukup. Sedangkan bagi masyarakat yang belum masuk rest area, tolong perhatikan jangan sampai Anda mengantre tapi menge-block jalan. Ikutilah arahan petugas kalau diminta untuk melanjutkan perjalanan hingga rest area berikutnya," ujar Jojo melalui keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (1/7).

Berdasarkan hasil pantauan dari posko, pergerakan lalu lintas untuk arus balik dari tol Cikampek, tol Cipularang dan tol Merak, serta Nagreg relatif lancar. Kemacetan justru terjadi sebelum tol Cikampek.

"Posisi data jam 11.50 WIB. Kemacetan justru terjadi sebelum tol Cikampek, yaitu di tol Cipali, tepatnya di rest area KM 103. Antrian ke belakang itu sampai KM 115, jadi kira-kira panjang antriannya sekitar 12 km. Demikian pula di rest area KM 130. Antrian ke belakang itu sampai KM 145, jadi kira-kira panjang antriannya sekitar 15km," jelas Jojo.

Menurut Jojo, potret lalu lintas di jalan ini dapat menjadi perhatian semua pihak. Pada dasarnya infrastruktur rest area termasuk jalan, sudah lebih dari cukup memadai untuk kondisi normal. Namun tidak didesain untuk mampu menampung beban pada kondisi puncak seperti saat ini. Oleh karena itu, Pemerintah hanya dapat melakukan langkah-langkah optimasi dan menghimbau masyarakat untuk menggunakan rest area seperlunya.

"Mohon perhatikan, untuk mobil setiap empat jam istirahat minimum setengah jam. Sedangkan untuk pengemudi maksimal mengemudi delapan jam per hari. Kalaupun lebih dari delapan jam, harus ada pengemudi pengganti. Sementara untuk motor maksimal dua jam harus istirahat, bahkan kalau sebelumnya sudah capek, segera istirahat," tutup Jojo.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Jawa Barat pada pukul 16.00-17.00 WIB, situasi arus lalu lintas di pintu masuk dan pintu keluar Gerbang Tol Cileunyi dan Gerbang Tol Pasteur terpantau normal. Di pintu masuk Gerbang Tol Cileunyi terdapat lima gardu tol yang dibuka dengan 2.035 kendaraan per jam dan rata-rata 33 kendaraan per menit.

Sedangkan di pintu keluar Gerbang Tol Cileunyi terdapat delapan gardu tol yang dibuka dengan 1.266 kendaraan per jam dan rata-rata 21 kendaraan per menit. Sementara itu, di pintu masuk Gerbang Tol Pasteur terdapat lima gardu tol yang dibuka, dengan 2.784 kendaraan per jam dan rata-rata 46 kendaraan per menit. Sedangkan di pintu keluar Gerbang Tol Pasteur terdapat delapan gardu tol yang dibuka dengan 1.541 kendaraan per jam dan rata-rata 25 kendaraan per menit.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA