Kamis, 9 Ramadhan 1439 / 24 Mei 2018

Kamis, 9 Ramadhan 1439 / 24 Mei 2018

Harga Daging Sapi di Indramayu Tembus Rp 130 Ribu per Kg

Ahad 18 Juni 2017 12:29 WIB

Rep: Lilis Handayani/ Red: Nur Aini

Seorang pedagang melayani pembeli daging sapi di pasar tradisional. (Ilustrasi)

Seorang pedagang melayani pembeli daging sapi di pasar tradisional. (Ilustrasi)

Foto: Antara/Rudi Mulya

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Menjelang Lebaran Idul Fitri, harga daging sapi di pasar tradisional di Kabupaten Indramayu kembali naik. Selain konsumen, kenaikan harga itu juga dikeluhkan para pedagang karena membuat omzet mereka jadi menurun.

Berdasarkan pantauan di Pasar Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (17/6) siang, harga daging sapi sudah mencapai Rp 130 ribu per kg. Padahal, saat pekan pertama Ramadhan, harga daging sapi masih Rp 120 ribu per kg.

''Harga daging sapi naik Rp 10 ribu per kg,'' ujar seorang pedagang daging sapi, Susi.

Susi mengatakan, kenaikan harga daging sapi itu terjadi secara bertahap. Sejak dua hari lalu, harga daging sapi sudah mencapai Rp 130 ribu per kg. Menurut Susi, naiknya harga daging sapi tersebut sudah terjadi di tingkat pemasok. Karena itu, dia tak memiliki pilihan lain kecuali ikut menaikkan harga jual kepada konsumen.

Semakin mendekati Lebaran, kata Susi, harga daging sapi hampir dipastikan akan kembali naik. Hal ini karena saat itu permintaan daging sapi oleh masyarakat akan semakin melonjak. ''Biasanya setiap tahun seperti itu,'' tutur Susi.

Susi mengatakan, kenaikan harga itu justru membuatnya rugi. Pasalnya, omzetnya menurun karena pembeli lebih memilih daging ayam yang harganya jauh lebih murah dibandingkan daging sapi. ''Omzet saya turun sekitar 20 persen,'' terang Susi.

Sementara itu, seorang warga di Kecamatan Jatibarang, Eti, mengaku akan lebih memilih daging ayam untuk santapan keluarganya di hari Lebaran mendatang. Meski harga daging ayam juga melonjak dibandingkan hari biasa, tetapi harganya tetap lebih murah dibandingkan daging sapi.

''Buat saya, harga daging sapi tak terjangkau. Jadi setiap Lebaran masaknya daging ayam,'' ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES