Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ekonom Rekomendasikan Agus Marto Jadi Gubernur BI

Rabu, 20 Maret 2013, 13:21 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Minister of Finance Agus Martowardojo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Agus Martowardojo dianggap layak memimpin Bank Indonesia. Menurut ekonom Bank Mandiri Destri Damayanti, Agus dianggap sosok yang cukup bisa mengkordinasikan lembaga-lembaga keuangan di Indonesia. "Yang kita perlukan pimpinan yang kompeten. Dengan kondisi ketidakpastian dan keuangan keuangan masih rentan, kita memerlukan orang yang bisa berkordinasi dengan instansi lain," ujar Destri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/3).

Menurutnya, gubernur BI harus bisa berkordinasi dengan Kementrian Keuangan dan LPS (lembaga penjamin simpanan). Melihat pengalaman Agus sebagai Menteri Keuangan dan bankir, menurut Destri Agus merupakan sosok yang tepat.

Sebelumnya, Agus pernah tidak lolos menjadi gubernur BI, 2008 silam. Menurut Destri, kegagalan Agus pada saat itu tidak begitu berpengaruh pada seleksi kali ini. Ia justru berpendapat, pencalonan kali ini justru menunjukkan bahwa ia merupakan sosok yang tidak mudah menyerah. "Dulu mungkin ada calon yang lebih tepat. Saat itu beliau dirut Mandiri, dan tetap berkarya dengan maksimal," katanya.

Namun, Destri enggan berkomentar mengenai siapa sosok yang bisa menggantikan Agus sebagai Menteri Keuangan jika nantinya terpilih menjadi gubernur BI. Menurutnya, memilih menteri keuangan yang baru juga merupakan tantangan bagi pemerintah.

Menteri Keuangan yang baru, kata dia harus merupakan orang yang paham fiskal. Padahal, perlu waktu yang tidak sebentar untuk bisa memahami mengenai fiskal. Apalagi, menteri Keuangaan dihadapkan pada isu yang cukup besar mengenai subsidi dan kualitas anggaran. "Jangan sampai meletakkan orang yang salah karena bisa merusak confidence," ujarnya.

Reporter : Dwi Murdaningsih
Redaktur : Mansyur Faqih
709 reads
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

IFTI Indonesia Mencontek dari Australia?