Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

KPPU akan Perkarakan Kontainer Bawang Putih

Senin, 18 Maret 2013, 21:07 WIB
Komentar : 0
Yasin Habibi/Republika
Bawang putih

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bakal memeriksa 11 importir yang diduga sengaja tidak mengurus dokumen agar kontainer berisi bawang putih impor tertahan di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. KPPU akan mulai memanggil importir itu pada Jumat pekan ini.

Ketua Bidang Humas dan Hukum KPPU Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan sudah ada indikasi importir sengaja membiarkan kontainer terlantar. "Kami sepakat untuk melanjutkan proses sampai ke perkara, karena sudah terjadi indikasi kartel," ujar Syarkawi, Senin (18/3).

Komisioner KPPU Munrokhim Misanam melihat ada unsur kesengajaan importir menahan barang di pelabuhan dengan memanfaatkan peraturan masa transisi. Untuk mengatasi polemik ini, dalam jangka pendek menurut dia pemerintah perlu menunjuk Bulog untuk mengimpor bawang.

Cara ini perlu diambil agar para spekulan jera. Selain itu, impor bawang putih menurut dia tidak perlu menggunakan alokasi. Pasalnya, selain tidak diproduksi di dalam negeri, sistem alokasi impor rawan penyimpangan.

"Tata niaga harus menjamin pasokan yang pasti," ujarnya.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
693 reads
Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis((HR. Bukhari))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...