REPUBLIKA.CO.ID, KUTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Suswono memastikan suplai bawang akan kembali normal sehingga kebutuhan bawang untuk semester ini akan segera bisa terpenuhi. Hal itu, kata Suswono, dikarenakan sudah ada kemudahan perizinan yang diberikan kepada importir.
Para importir, ungkapnya, sudah mengajukan permohonan sejak Januari. "Di Tanjung Perak sudah bersandar kiriman bawang dan itu bisa segera didistribusikan," kata Suswono di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin (18/3).
Menurut Suswono, langkanya bawang di Indonesia dikarenakan adanya keterlambatan proses perizinan, padahal perusahaan yang meminta cukup banyak mencapai 161 perusahaan. Ke depan, kata dia, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan sudah menyepakati adanya perbaikan sistem, sehingga pengurusan izin impor bisa lebih cepat.
Ia menyebutkan nantinya akan dirumuskan pengurusan izin yang lebih mudah dengan sistem online. "Rabu (13/3) lalu kami sudah mengadakan pertemuan dengan Kementerian Perdagangan dan sudah ada kesepakatan-kesepakatan itu," kata Suswono.