Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan BBM

Rabu, 13 Maret 2013, 16:06 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Petugas SPBU mengisikan BBM subsidi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah merumuskan kembali kebijakan terkait bahan bakar minyak (BBM). Rencananya perumusan tersebut harus selesai dalam satu hingga dua pekan ke depan.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan jumlah subsidi energi sudah sangat besar. Tahun ini saja besarannya mencapai Rp 300 triliun hanya untuk BBM dan listrik. Kalau hal tersebut dibiarkan tanpa upaya menguranginya, ia khawatir akan berdampak buruk bagi APBN dan perekonomian nasional.

“Solusi apa yang tepat agar subsidi terkendali, fiscal sehat dan tidak ada dampak buruk,” katanya saat memberikan keterangan pers di damping KEN dan Menko Perekonomian di Kantor Presiden, Rabu (13/3).

Ia mengatakan subsidi tidak boleh melampaui kepatutannya. Tetapi persoalan BBM tidak sesederhana menghapuskan subsidi karena implikasinya stabilitas harga dan inflasi. “Kita tengah merumuskan subsidi tepat sasaran. Dengan kebijakan yang lebih tepat. Masih kita matangkan dalam satu hingga dua minggu ini,” katanya.

Menurutnya, pemerintah sudah tahu plus minum untuk kebijakan BBM. Kalau memilih menaikan harga BBM, dampaknya pun sudah diketahui. Tetapi, hal yang paling penting subsidi untuk sector tersebut bisa dikurangi.

“Perlu ada cara-cara praktis untuk kurangi volume minyak. Ada sejumlah pilihan tetapi itu belum tepat saya sampaikan sekarang. Ada banyak pilihan yang menurut kami realistis dan bisa dijalankan serta perlu sosialisasi,” katanya.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Nidia Zuraya
473 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Presiden: Benahi Tata Niaga Bawang dan Daging Sapi

Presiden Bertemu KEN Bahas Pergerakan Harga Pangan

DPR: Pemerintah tak Punya Strategi Pangan Jangka Panjang