Kamis, 23 Zulqaidah 1435 / 18 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hatta: Kenaikan Harga BBM 2013 Bergantung Harga Minyak Dunia

Selasa, 21 Agustus 2012, 06:20 WIB
Komentar : 0
WIhdan Hidayat/Republika
Hatta Rajasa
Hatta Rajasa

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sepenuhnya bergantung kepada kondisi harga minyak dunia. 

Hal tersebut diungkapkan Hatta saat kepada wartawan di sela-sela 'open house' di kediaman dinasnya di Jakarta, Ahad (19/8). Hatta menjelaskan, harga minyak dunia dipengaruhi oleh tingkat supply and demand. 

Selain itu, kondisi geopolitik di Selat Hormuz, Iran, turut menjadi penentu naik turunnya harga minyak dunia.  Saat ini, embargo terhadap Iran terbukti membuat pasokan minyak dari Iran sebesar 2,5 juta barel per hari menjadi terhambat. 

"Ini mengganggu, kita harap harga minyak dunia tidak melambung tinggi," kata Hatta. 

Sebagai gambaran, harga minyak pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman September mencapai 95,88 dolar AS atau setara Rp. 909 ribu per barel. 

Sedangkan harga minyak pada perdagangan di ICE Futures London, minyak Brent untuk pengiriman Oktober mencapai 114,08 dolar AS atau setara Rp. 1.08 juta per barel. Saat ini, disparitas harga antara premium (BBM bersubsidi) dengan pertamax (BBM nonsubsidi) sudah terlampau besar. 

Harga premium tercatat sebesar Rp. 4.500 per liter, sedangkan harga pertamax berada dalam kisaran Rp. 9.600 hingga Rp. 9.700 per liter.Fakta ini akan membuat konsumsi premium terus mengalami peningkatan. 

Jika ini terus terjadi, Hatta menyebut kuota BBM bersubsidi yang mencapai 46 juta kl dalam RAPBN 2013 akan terlampaui. 

"Tahun depan bisa sampai 48 juta kl," ujar Hatta.   

Oleh karena itu, Hatta menyebut pemerintah akan terus mengupayakan penggunaan subsidi BBM yang sehat dengan mengupayakan pembatasan dan pengendalian penggunaan BBM.  "Pemerintah itu tidak akan membuat masyarakat sulit," ungkap Hatta.

Reporter : Muhammad Iqbal
Redaktur : Heri Ruslan
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Atasi Masalah Grafiti, ini Cara Kreatif Washington DC
WASHINGTON --  Kota besar seperti ibukota Amerika Serikat, Washington DC, juga menghadapi masalah graffiti karena semakin banyaknya dinding gedung dan tempat umum yang...