Senin, 26 Zulhijjah 1435 / 20 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Perusahaan tidak Bayar THR Dapat Dipidanakan

Jumat, 03 Agustus 2012, 21:42 WIB
Komentar : 4
wihdan hidayat/republika
Cermat menghitung uang THR/ilustrasi
Cermat menghitung uang THR/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG  -- Kofederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Barat menyatakan, perusahaan yang tidak membayar tunjangan hari raya (THR) dapat dipidanakan. "THR merupakan hak dari karyawan atau pekerja dan kewajiban yang bagi perusahaan sebagaimana diatur Undang-Undang Ketenagakerjaan," kata Ketua KSPSI Sumbar Arsukman Edi di Padang, Jumat (3/8)

Menurut dia, tak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak membayar THR karena secara tegas diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Ia memastikan KSPSI Sumbar akan memantau pekerja-pekerja perusahaan yang tidak menerima THR pada Lebaran 1433 Hijriah.

Selain itu, pihaknya juga membuka posko pelaporan/pengaduaan bagi pekerja perusahaan di Sekretariat Jalan Rasuna Said Padang jika tak menerima THR. "Kita minta tim pengawasan di kabupaten dan kota melakukan tugasnya, sehingga tak ada pekerja yang dirugikan dalam pembayaran THR," ujarnya.

Menurut dia, pada tahun sebelumnya tidak ada pekerja yang melapor ke sekretariat KSPSI karena THR-nya tak dibayarkan.

Menyinggung adanya perusahaan yang terlambat membayar, Arsukman membenarkan ada pekerja yang menerima tidak sesuai jadwalnya, tapi masih dapat ditoleransi. "Kalau terlambat masih hal wajar, kemungkinan faktor kondisi perusahaan. Yang masalah apabila tak dibayarkan," ujarnya.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Antara
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Alasan John Kerry Hadiri Pelantikan Jokowi-JK
WASHINGTON DC -- Presiden Obama mengirim delegasi khusus guna menghadiri upacara pengambilan sumpah pelantikan Presiden Indonesia Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Berikut...