Selasa, 1 Rabiul Awwal 1436 / 23 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ambisi Reformasi, Myanmar Jadikan Bank Sentral Independen

Jumat, 29 Juni 2012, 02:41 WIB
Komentar : 0
AFP
Seorang biksu melintas di depan mesin atm, yang baru saja diperkenalkan demi memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dan investasi di negara itu
Seorang biksu melintas di depan mesin atm, yang baru saja diperkenalkan demi memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dan investasi di negara itu

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON - Bank Sentral Myanmar tak lama lagi meraih kemerdekaan untuk menentukan kebijakan keuangannya. Deputi Gubernur Bank Myanmar, Maung Maung Win, di Yangon, Kamis (28/6)  menyatakan perkembangan itu bakal menjadi reformasi ekonomi besar bagi pemerintah yang tengah menarik investor dari luar.

Presiden Thein Sein pernah berikrar untuk menempatkan ekonomi sebagai fokus utama dalam gelombang reformasi pemerintahannya. Pembaharuan ekonomi bakal menyusul serangkaian perubahan politik dramatis di negara itu yang dikuasai junta militer selama berdekade.

Menyangkut reformasi ekonomi, salah satu langkah terbaru pemerintah yang tak biasa, yakni mulai memanajemen kurs tukar mengambang terhadap mata uangnya pada April lalu, dengan tujuan memperbaiki sistem pertukaran demi memfasilitasi perdagangan dan investasi.

Bank sentral yang independen dalam sebuah negara, selalu dipandang sebagai ciri ekonomi modern penganut pasa bebas. Keberadaan lembaga tersebut di Myanmar bisa menjadi pendorong untuk memuluskan kepercayaan ekonomi asing terhadap negara tersebut.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : AP
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Irman Gusman: Nilai Pemerintahan Jokowi A Minus
AKARTA — Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Irman Gusman menilai pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla sudah berlangsung baik. Meski menurutnya banyak kebijakan yang diambil...