Monday, 30 Safar 1436 / 22 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

2012, Indonesia Capai Swasembada Garam, Tapi...

Saturday, 09 June 2012, 13:10 WIB
Komentar : 1
Saiful Bahri/Antara
Petani Garam di Pamekasan (ilustrasi)
Petani Garam di Pamekasan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -  Indonesia optmistis mencapai swasembada garam untuk tahun konsumsi 2012. "Insyallah tahun ini bisa swasembada garam, tapi garam konsumsi bukan garam untuk kebutuhan industri," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, usai membuka Festival Segitiga Karang di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (9/6).

Saat ini Indonesia baru memproduksi garam untuk kebutuhan konsumsi 1,5 juta ton per tahun. Meski memiliki wilayah laut yang luas dengan potensi produksi garam yang tinggi, namun Indonesia masih tergantung impor garam untuk kebutuhan industri.

Cicip Sutardjo menyatakan bahwa untuk garam industri, Indonesia baru mampu memproduksi 1,8 juta ton per tahun. Tingkat kebutuhan garam untuh kebutuhan industri yang tinggi dalam negeri membuat Indonesia belum mampu memenuhi produksi garam industri. "Kami masih mengimpor garam untuk kebutuhan industri," tambahnya.

Sementara untuk potensi ekspor, Indonesia masih belum memungkinkan untuk mengekspor garam karena kebutuhan garam masih kurang.

Menurut doa tidak semua tempat di Tanah Air memiliki cuaca panas yang sesuai untuk budi daya garam. Kondisi itu menjadi salah satu penyebab Indonesia belum mampu memproduksi garam khusus industri. Pihaknya mencontohkan kawasan Pulau Madura memang memiliki karakter cuaca yang bagus untuk produksi garam.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Antara
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kiprah Gamelan Sari Raras di California
CALIFORNIA -- Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto,...