Kamis , 07 December 2017, 17:47 WIB

Selain Cluster Baru, Sentul City Juga Kembangkan Superblok

Red: Budi Raharjo
Sentul City
Maket superblok di Central Business District Sentul City.
Maket superblok di Central Business District Sentul City.

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR -- PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil mencetak kinerja positif sepanjang Januari-September 2017. Perusahaan meraih pendapatan bersih sebesar Rp 715,123 miliar, meningkat 49,56 persen  dari Rp 478,147 miliar pada kuartal III 2016.

Sementara Laba Kotor sebesar Rp 338,093 miliar, meningkat 17,83 persen dari Rp 286,935 miliar. Sedangkan hingga Oktober 2017, BKSL berhasil meraih marketing sales sebesar Rp 902,3 miliar.

Melihat perkembangan positif itu, Presiden Direktur PT Sentul City Tbk Keith Steven Muljadi optimistis target marketing sales 2017 sebesar Rp 1,2 triliun bakal tercapai. Tahun depan, perseroan bahkan menargetkan bisa meraih pertumbuhan sekitar 20 persen, dengan target marketing sales sebesar Rp 1,5 triliun.

"Karena situasi ekonomi yang belum kondusif, ditambah adanya pemilihan kepala daerah pada 2018, kami akan konservatif dan melangkah dengan hati-hati,” ujar Steven Muljadi saat paparan publik di Sentul City, Bogor, Kamis (7/12).

Hadir pula dalam paparan publik itu Syukurman Larosa (Direktur Independen), Ricky Kinanto Teh (Direktur) dan Rickey Mabbun Leuterio (Direktur). Manajemen Sentul City memaparkan kinerja perseroan hingga Kuartal III 2017 dan rencana-rencana serta target pada 2018.

Untuk tahun depan, dalam keterangan tertulisnya, Sentul City akan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 700 miliar. Rencananya, perseroan akan akan meluncurkan 4 cluster baru sebanyak 361 unit rumah yang akan di bangun di atas lahan seluas 20 hektare dengan target nilai penjualan sebesar Rp 650 miliar. Sepanjang triwulan III 2017 hingga triwulan II 2018, Sentul City akan menyerahterimakan sekitar 2.000 unit rumah.  

Paparan publik PT Sentul City Tbk.


Saat ini perseroan juga tengah mengembangkan superblok di Central Business Distric (CBD) Sentul City, di Jl MH Thamrin, Sentul City, Bogor seluas 7,8 hektare. Superblok ini memiliki luas bangunan 500 ribu meter persegi. "Di kawasan superblok CBD, selain pusat perbelanjaan asal Jepang AEON Mall, juga akan dibangun empat tower apartemen (salah satunya Saffron), gedung perkantoran, hotel bintang empat dan lima," ujar Steven Muljadi memaparkan.

BKSL menggandeng Sumitomo Corporation asal Jepang untuk mengembangkan tiga tower apartemen di superblok tersebut. “Tahun depan kami targetkan satu tower apartemen hasil kerja sama dengan Sumitomo terjual dengan target nilai penjualan Rp 550 miliar,” kata Syukurman Larosa, Direktur Independen PT Sentul City Tbk.

Saat ini AEON Mall Sentul City seluas 103 ribu meter persegi sedang digenjot pembangunannya. Rencananya akan topping off pada Januari 2018 dan beroperasi pada akhir 2018. Ditargetkan AEON Mall Sentul City akan dikunjungi 2 juta pengunjung per bulan atau 24 juta pengunjung per tahun.