Senin , 04 Desember 2017, 18:54 WIB

Sinarmas Hibahkan Mobil Operasional untuk Menwa UGM

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Dwi Murdaningsih
Republika/wahyu suryana
Sinarmas menghibahkan satu unit mobil operasional untuk Markas Komando Resimen Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).   Penyerahan dilakukan Managing Director Sinarmas Gandi Sulistiyanto, dan diterima Rektor UGM Panut Mulyono di Balairung UGM, Senin (4/12).
Sinarmas menghibahkan satu unit mobil operasional untuk Markas Komando Resimen Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Penyerahan dilakukan Managing Director Sinarmas Gandi Sulistiyanto, dan diterima Rektor UGM Panut Mulyono di Balairung UGM, Senin (4/12).

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Sinarmas memberikan satu unit mobil operasional kepada Markas Komando Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Gadjah Mada (UGM). Hibah mobil operasi bertujuan membantu operasional Menwa UGM dalam mengabdikan kepada masyarakat.

Managing Director Sinarmas, Gandi Sulistiyanto mengatakan, hibah itu dilakukan sebagai langkah antisipasi banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia. Mobil operasi diharapkan dapat membantu Menwa UGM untuk bereaksi cepat terhadap terjadinya bencana.
 
Ia menerangkan, spesifikasi mobil operasional tersebut diserahkan kepada Menwa UGM, terutama untuk bisa tangguh melewati medan-medan sulit. Mobil yang dihibahkan sendiri merupakan Mitsubishi Strada Triton Exceed.
 
"Semoga bisa membantu aktivitas Menwa UGM untuk menanggulangi bencana," kata Gandi di Balairung UGM, Senin (4/12).
 
Atas hibah mobil operasional tersebut, Rektor UGM, Panut Mulyono memberikan apresiasinya kepada Sinarmas dan selamat kepada Menwa UGM. Ia berharap, kehadiran armada ini mampu menguatkan pengabdian kepada masyarakat.
 
Menwa, lanjut Panut, merupakan salah satu kegiatan yang membanggakan karena kiprahnya di masyarakat. Termasuk, dalam penanggulangan bencana banjir, longsor maupun angin kencang yang terjadi di DIY pekan lalu.
 
"Mudah-mudahan dengan armada ini pengabdian kepada masyarakat untuk membantu penanggulangan bencana bisa lebih optimal," ujar Panut.
 
Senada, Pembina sekaligus Ketua Alumni Menwa UGM, Budi Setiyono menerangkan, mobil ini diperuntukkan sebagai operasional bela negara. Di antaranya, fungsi-fungsi linmas yang membutuhkan kehadiran Menwa UGM.
 
Termasuk, kebencanaan dan search and rescue (SAR), yang tentu membutuhkan peralatan seperti mobil operasional. Spesifikasinya sendiri terdiri dari alat komunikasi rig seperti pesawat, empat handy talky (HT), meteran dan ban yang lebih besar.
 
"Pertama memang untuk penanggulangan tahap pertama seperti evakuasi, paling tidak tim bisa bergerak ke lapangan sulit karena spesifikasinya sudah 4x4," kata Budi.