Jumat , 24 November 2017, 03:32 WIB

BUMN Keroyokan Beri Bantuan untuk Fasilitas Umum di Bengkulu

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Budi Raharjo
Antara/Widodo S. Jusuf
Menteri BUMN Rini Soemarno
Menteri BUMN Rini Soemarno

REPUBLIKA.CO.ID,BENGKULU -- Sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersinergi untuk berkontribusi memberikan peran pembangunan di salah satu daerah Provinsi Bengkulu. Penyaluran dana senilai Rp 9,2 miliar dilakukan langsung Menteri BUMN Rini Soemarno dan direktur utama sejumlah BUMN di perkampungan nelayan Kampung Bahari, Sumber Jaya, Bengkulu.

"Inilah bentuk apresiasi kami kepada masyarakat Bengkulu yang telah mendukung BUMN dalam menjalankan peran sebagai agent of development untuk memastikan adanya pembangunan yang merata ke seluruh wilayah di Indonesia," kata Rini di Kampung Bahari, Bengkulu, Kamis (23/11).

Penyaluran bantuan tersebut juga dilakukan dalam bentuk perbaikan jembatan kayu dan tempat ibadah di perkampungan tersebut. Begitu juga dengan fasilitas pendidikan pengadaan ruang baca, layanan e-learning, penambahan ruang kelas, dan perbaikan fasilitas belajar.

Rini bersama sejumlah direktur utama perusahaan BUMN juga tidak melakukan lokasi wisata Kepahiang, Bengkulu. "Kami juga melakukan perbaikan fasilitas umum dan pemberdayaan petani kopi di lokasi Wisata Kepahiang," ungkap Rini.

Setelah memberikan bantuan tersebut, Rini menegaskan akan memonitor secara ketat realisasi dari komitmen BUMN tersebut. Hal itu ia lakukan untuk memastikan pelaksanaan bantuan CSR tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta bisa memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat.

Sejumlah BUMN yang terlibat di antaranya PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Balai Pustaka (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Penyerahan CSR ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi BUMN di Bengkulu pada 22-23 November 2017.

Berita Terkait