Kamis , 09 November 2017, 19:28 WIB

Bank Danamon Akui Sahamnya Ditawar Perusahaan Jepang

Rep: Iit Septyangsih/ Red: Nur Aini
Bank Danamon (ilustrasi).
Bank Danamon (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Bank Danamon mengakui telah ditawar oleh bank asal Jepang, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ. Bank tersebut berniat membeli sekitar 40 persen saham Bank Danamon di Indonesia.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk pun mengakui, pemegang saham pengendali (PSP) perseroan yakni Asia Financial Indonesia (AFI) Pte Ltd telah mendapat tawaran pembeli saham dari bank asal Jepang itu. "Perseroan telah menerima pemberitahuan dari AFI, bahwa AFI telah menerima expression of interest sehubungan dengan saham milik mereka dalam perseroan," ujar Corporate Secretary Bank Danamon Rita Mirasari melalui surat keterangan, Kamis (9/11).

Hanya saja, Rita mengungkapkan, kini prosesnya baru dalam tahap negosiasi. Ia juga tidak bisa memastikan apakah negosiasi tersebut akan menghasilkan kesepakatan akusisi. "Kami mengerti bahwa ketertarikan itu masih bergantung pada hasil negosiasi lebih lanjut. Belum tentu menghasilkan perjanjian yang mengikat sehingga transaksi belum tentu terlaksana," kata Rita.

Ia menambahkan, dalam hal ini pemegang saham dan pihak manapun disarankan selalu bersikap prudent. Hal itu terutama dalam melakukan transaksi atas saham perseroan.

Sebelumnya, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ sudah bertransaksi di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir. Dimulai pada 2012, ketika bank tersebut membeli 20 persen dari Vietnam Commercial Stock Commercial Industry.

Bank dari Negeri Sakura itu pun telah menghabiskan dana sebesar 170,6 miliar baht untuk mengakuisisi 72 persen saham bank di Thailand yakni Bank of Ayudhya. Kemudian tahun lalu, Bank of Tokyo-Mitsubishi juga membeli 20 persen saham di Security Bank Filipina.