Selasa , 07 November 2017, 03:10 WIB

Ini yang Buat Keuntungan Angkasa Pura I Melonjak

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Budi Raharjo
angkasapuraproperti.co.id
Angkasa Pura I
Angkasa Pura I

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) mencatat pertumbuhan laba perusahaan setelah pajak sebesar 24,13 persen sampai September 2017 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Corporate Secretary AP I Israwadi mengatakan laba perusahaan pengelola bandara udara di kawasan tengah hingga timur Indonesia periode ini mencapai Rp 1,54 triliun, sedangkan tahun lalu hanya Rp 1,24 triliun.

Dia menjelaskan, kenaikan laba tersebut seiring dengan meningkatnya pendapatan usaha perseroan yang tumbuh 20,24 persen. "Kenaikannya yaitu dari Rp 4,64 triliun pada Januari sampai September 2016 menjadi Rp 5,58 triliun pada periode yang sama tahun ini," kata Israwadi, Senin (6/11).

Dia mengatakan kenaikan tersebut karena bsnis aeronautika menyumbang 57 persen dari total pendapatan atau Rp 3,24 triliun. Angka tersebut naik 20,96 persen dari periode Januari-September 2016 yang hanya Rp 2,67 triliun. Sementara bisnis nonaeronautika tercatat sebesar Rp 2,12 triliun atau naik 14,53 persen dari periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 1,85 triliun.

Dari sisi trafik penumpang, lanjut dia, AP I juga mencatatkan pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 6,2 persen di 13 bandara yang dikelola sampai dengan September 2017. "Pada periode ini Angkasa Pura I melayani 66,9 juta penumpang, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu hanya sebanyak 63 juta penumpang," jelas Israwadi.

Sementara itu, AP I juga membukukan kenaikan pergerakan pesawat hingga September 2017, sebanyak 583 ribu pergerakan atau tumbuh 3,14 persen periode yang sama tahun lalu sebanyak 565 ribu pergerakan pesawat. Sedangkan kargo, Israwadi mengungkapkan tumbuh dua digit yaitu sebesar 15,4 persen dengan total 295 ribu ton dibanding tahun lalu hanya 256 ribu ton.

Dengan semua pencapian pada September ini, Israwadi yakin target untuk melayani 90 juta penumpang pada 2017 dapat tercapai. "Angka ini artinya penumpang tumbuh sekitar tujuh persen dibandingkan realisasi trafik penumpang tahun lalu yang tercatat sebesar 84,7 juta orang. Dengan pertumbuhan trafik ini, Angkasa Pura I tetap menjaga standar keamanan dan layanan, ungkap Israwadi.