Jumat , 13 October 2017, 04:36 WIB

Alibaba Mobile Business Group Luncurkan UC Ads di Indonesia

Rep: Binti Sholikah/ Red: Budi Raharjo
REUTERS
Alibaba Grup (ilustrasi)
Alibaba Grup (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Alibaba Mobile Business Group mengumumkan peluncuran platform pemasaran mobile inovatif bernama UC Ads di Indonesia, Kamis (12/10). UC Ads menyediakan solusi pemasaran konten cerdas, bagi perusahaan-perusahaan besar dan juga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

UC Ads diciptakan untuk membantu perusahaan di berbagai kawasan di dunia untuk terhubung kepada khalayak yang tepat pada waktu yang tepat. Dengan menggunakan pengalaman terhadap pengguna seluler yang kuat, UC Ads mampu memberikan jangkauan yang akurat dan tepat bagi para mitranya.

Menurut data yang dirilis oleh eMarketer pada akhir Maret 2017, pengguna telepon selular di Indonesia tercatat sebanyak 161,4 juta orang, atau sebanyak 62,5 persen dari jumlah populasi pada akhir 2016. Jumlah ini diestimasi mencapai 173,3 juta pada akhir 2017, dimana 67,1 juta di antaranya merupakan penggunaponsel cerdas.

Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM melaporkan pada 2016 terdapat 59,26 jutaUMKM di Indonesia. Hal itu memberikan peluang sangat besar untuk berkontribusi terhadap perekonomian di Indonesia, dengan memanfaatkan kekuatan dari pemasaran konten melaluimobile.

General Manager, Overseas Business, Alibaba Mobile Business Group, Kenny Ye, menjelaskan, Indonesia memiliki populasi yang sangat besar dan pemasaran melalui periklanan menunjukkan potensi yang sangat besar. Dengan solusi pemasaran konten cerdas, UC Ads dapat membantu berbagai bisnis di Indonesia untuk meningkatkan eksposur merek mereka, jumlah unduhan aplikasi, reputasi produk, promosi penjualan dan juga akuisisi pelanggan.

Menurutnya, UC Ads didesain untuk menganalisabig datayang diperoleh melalui perilaku jaringan, untuk melacak pelanggan potensial bagi pengiklan, kemudian secara terprogram menayangkan iklan kepada target pengguna tertentu dalam sebuah skenario yang sesuai. "Untuk UKM kami senang dapat menawarkan solusi pemasaranmobiledengan harga terjangkau yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yang juga akan memberikan peran positif terhadap ekonomi negara ini," ujarnya melalui siaran pers.

Kenny menambahkan, pemasaran konten cerdas bukan hanya diprogram untuk menayangkan iklan agar dilihat oleh khalayak yang tepat dalam waktu yang tepat. Melainkan juga dapat memberikan konten berpengaruh dan instan, sumberKey Opinion Leader, layanan yang dapat dipersonalisasi untuk membuat hasil pemasaran lebih efektif.

Di Indonesia, lanjutnya, UC Ads akan berfokus untuk berinteraksi dengan bisnis dari berbagai industri, seperti pendidikan, keuangan, FMCG, e-commerce, gaming, pariwisata, hiburan, teknologi informasi, dan sektor 3C yang mencari solusi untuk menyesuaikan strategi pemasaran, dan juga UKM yang mencari layanan pemasaran mobileyang terjangkau dan dapat disesuaikan.

UC Ads juga dapat memanfaatkan basis pengguna UC Browser yang besar dengan 430 juta aktif setiap bulannya di dunia, 100 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia dan India pada UC News dan 250 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia untuk 9Apps, yang dapat memastikan pengaruh dan efektifitas platformini. UC Ads telah melakukan proyek uji coba dengan perusahaan telepon seluler, VIVO yang berlangsung seelama satu setengah bulan mulai 5 April hingga 21 Mei 2017.

Selama periode ini, UC Ads berhasil menciptakan program kampanye Big Dayuntuk VIVO yang dapat mendorong eksposur produk menggunakan kemampuan aplikasi UC Browser, UC News dan 9Apps. Untuk memberikan eksposur maksimal viamobile, UC Ads memilih strategi pemasaran olahraga milik VIVO dan menayangkan iklannya pada kolom olahraga di UC News. Program ini menjangkau 21 persen lebih besar target dan dilihat oleh 600 juta orang. VIVO mengakui kampanyeBig Dayini sangat terjangkau untuk promosi produk.

UC Ads berkomitmen untuk menjadi mitra pemasaran melaluimobileyang cerdas bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia. Kami juga merasa bahwa keamanan dan privasi merupakan dua hal yang sangat penting dan saat ini tengah bekerja sama untuk mengikuti regulasi lokal yang ada di setiap wilayah di tempat kami beroperasi," ucapnya.