Kamis , 12 Oktober 2017, 16:28 WIB

Alibaba Luncurkan Layanan Iklan Mobile Berbayar, UC Ads

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini
Web Broser UC
Web Broser UC

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Alibaba Mobile Business Group meluncurkan platform pemasaran mobile, UC Ads di Indonesia. UC Ads menyediakan pemasaran konten bagi perusahaan-perusahaan besar dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

General Manager Overseas Business Alibaba Mobile Business Group Kenny Ye menjelaskan, Indonesia memiliki populasi yang sangat besar dan pemasaran melalui periklanan di negara ini menunjukkan potensi yang sangat besar. Dengan solusi pemasaran konten cerdas, UC Ads dapat membantu berbagai bisnis di Indonesia untuk meningkatkan eksposur merek mereka, jumlah unduhan aplikasi, reputasi produk, promosi penjualan dan juga akuisisi pelanggan. UC Ads didesain untuk menganalisis big data yang diperoleh melalui perilaku jaringan, untuk melacak pelanggan potensial bagi pengiklan, kemudian secara terprogram menayangkan iklan kepada target pengguna tertentu dalam sebuah skenario yang sesuai.

"Untuk Usaha Kecil dan Menengah, kami senang dapat menawarkan solusi pemasaran mobile dengan harga terjangkau yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yang juga akan memberikan peran positif terhadap ekonomi negara ini," ujar Kenny dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (12/10).

UC Ads juga dapat memanfaatkan basis pengguna UC Browser yang besar dengan 430 juta aktif setiap bulannya di dunia. Terdapat sekitar 100 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia dan India pada UC News, serta 250 juta pengguna aktif bulanan diseluruh dunia untuk 9Apps. UC Ads telah melakukan proyek uji coba dengan perusahaan telepon seluler, VIVO yang berlangsung selama satu setengah bulan mulai 5 April hingga 21 Mei 2017.

Selama periode ini, UC Ads berhasil menciptakan program kampanye Big Day untuk VIVO yang dapat mendorong eksposur produk menggunakan kemampuan aplikasi UC Browser, UC News dan 9Apps. Untuk memberikan eksposur maksimal via mobile, UC Ads memilih strategi pemasaran olahraga milik VIVO dan menayangkan iklannya pada kolom olahraga di UC News. Program ini menjangkau 21 persen lebih besar target dan dilihat oleh 600 juta orang.

Kenny mengatakan, UC Ads berkomitmen untuk menjadi mitra pemasaran melalui mobile yang cerdas bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia. Kenny menyebutkan, UC Ads saat ini tengah bekerja sama untuk mengikuti regulasi lokal yang ada di setiap wilayah operasional. Kerja sama ini penting untuk keamanan data-data dari para pengguna. "Merupakan sebuah standar industri untuk mengumpulkan informasi dan data dari pengguna, kami menunggu otorisasi yang diperlukan dari pengguna untuk mengumpulkan data ini dan memiliki standar tinggi dalam melakukan enkripsi data," kata Kenny.

Menurut data yang dirilis oleh eMarketer pada akhir Maret 2017, pengguna telepon selular di Indonesia tercatat sebanyak 161,4 juta orang, atau sebanyak 62,5 persen dari jumlah populasi pada akhir 2016. Jumlah ini diperkirakan akan naik mencapai 173,3 juta pada akhir 2017, di mana di antaranya 67,1 juta merupakan pengguna smartphone.

Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM melaporkan pada 2016, terdapat 59,2 juta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia yang memberikan peluang sangat besar untuk berkontribusi terhadap perekonomian. Sebagian besar UMKM ini memanfaatkan kekuatan pemasaran konten melalui mobile.

Berita Terkait