Jumat , 30 December 2016, 03:30 WIB

Menteri BUMN Berharap PP Holding Kelar di Ujung Tahun

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Budi Raharjo
Nunu/Republika
Kantor Pusat Pertamina
Kantor Pusat Pertamina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, masih berharap hari terakhir 2016 ini PP 44 Tahun 2005 terkait Dana PMN akan selesai direvisi esok, Jumat (30/12). Rini menjelaskan PP 44 sudah selesai diparaf oleh para Kementerian terkait dan saat ini masih ada di tangan Sesneg.

Rini menjelaskan sosialisasi yang harus dilakukan di antara kementerian dan perusahaan memang memakan waktu lama. Apalagi harus memberikan pemahaman kepada para serikat pekerja bahwa tak akan ada pengurangan pegawai akibat holding ini.

"Ini kita harapkan kita masih mencoba sebelum akhri tahun ini PP 44 bisa diundangkan. Besok ya terakhir. Saya sudah minta sama pak sesmenko untuk bisa kejar ini biar bisa dibawa ke Kumham," ujar Rini di Kementerian BUMN, Kamis (29/12).

Rini menjelaskan setelah PP Holding selesai digarap ia mengatakan awal tahun akan dikebut semua PP per-holding yang awalnya ditargetkan akhir tahun ini selesai. Rini menjelaskan nantinya semua holding akan memiliki payung hukum sendiri sendiri dan akan disematkan pada perusahaan induk dari masing masing holding.

"Jadi nanti Pertamina punya PP sendiri. Inalum punya PP sendiri. Danareksa punya sendiri. Ini nanti kita kebut awal tahun," ujar Rini.