Senin , 28 February 2011, 14:00 WIB

Yuk, Budayakan Publikasi Hasil Penelitian

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Djibril Muhammad
ilustrasi
ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Kalangan akademisi harus membudayakan publikasikan hasil penelitian ilmiah dan pengabdian masyarakat. Sehingga manfaat penelitian ini dapat diketahui secara luas. Pada saatnya hasil penelitian dan pengabdian masyarakat ini dapat diaplikasikan dan dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat luas sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi.   

Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Prof Sudharto P Hadi PhD mengatakan, hasil penelitian harus disebarluaskan kepada masyarakat umum setidaknya melalui publikasi ilmiah. Pasalnya, kampus merupakan lembaga yang menyediakan ruang untuk melakukan berbagai kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

"Artinya, dunia akademisi memberikan teladan, mewujudkan gagasan atau cita-cita dan memberikan dorongan pemanfaatan hasil penelitian ilmiah dan pengabdian masyarakat ini," ungkapnya di Semarang, Senin (28/2).

Ia menambahkan, kampus merupakan pencetak kaum intelektual dan hasil penelitian merupakan keharusan di lingkungan akademisi. Sehingga para akademisi harus memperkuat jiwa penelitian. Selain itu juga meningkatkan semangat dalam membuat publikasi ilmiah dari hasil-hasil penelitian. "Karena pada dasarnya hasil-hasil penelitian harus disebarluaskan kepada masyarakat umum, agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas," imbuhnya.

Sementara itu, sebagai wujud memberikan gagasan dan dorongan bagi insan pendidikan dalam melakukan publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah, Jurusan Teknik Sipil Undip mengadakan Diseminasi hasil penelitian dan Peresmian Laboratorium Barunya. Ketua Jurusan Teknik Sipil, Sri Sangkawati mengatakan bahwa deseminasi ini di selenggarakan dengan tujuan untuk membentuk atmosfir penelitian menjadi lebih baik dan lebih semarak.

Menurutnya, hasil penelitian jika tidak dipublikasikan tidak akan ada gunanya dan tak bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas. "Hasil penelitian setidaknya dapat menjadi referensi masyarakat," ujarnya.

Menurut Sri Sangkawati, tidak kurang dari 30 judul penelitian hibah dihasilkan selama tahun 2010 dan karya seluruh dosen yang berperan aktif dalam kegiatan pelestarian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasil penelitian atau riset dalam deseminasi tersebut belum termasuk riset- riset yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Sipil bekerjasama dengan masyarakat industri.

Beberapa topik penelitian yang sudah dilakukan di Teknik Sipil adalah 'Manajemen Arus Lalulintas pada Sistem Jaringan Jalan Kota Semarang dengan Menggunakan Perangkat Lunak Emme/2'. Selain itu juga 'Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Jalan dengan Metode Gap Kritis, Pengaruh Getaran dan Karakteristik Lalu Lintas terhadap Bangunan', 'Evaluasi Kinerja Campuran Beraspal Daur Ulang yang Menggunakan Material Aspal Modifikasi dan lainnya'.

Di luar ini juga ada topik Korelasi Tinggi Muka Air terhadap Hasil Penggelontoran Sedimen Aliran Bebas, Penentuan Indeks Erosi terhadap Tingkat Kekritisan Umur Waduk serta Penyusunan Alat Bantu Pengambilan Keputusan dalam Pengelolaan DAS pada Satu Wilayah Sungai. "Termasuk Improving Rainfall Management in Developed Area by Using Bioretention System, serta Pengembangan Model Penanganan Perkerasan Jalan erbasis Karakteristik Wilayah," imbuhnya.

Berita Terkait