Jumat , 25 Mei 2012, 21:33 WIB

Diserbu Teknologi Canggih, Ini Dia Cara Pos Indonesia Bertahan

Red: Endah Hapsari
Antara
Pos Indonesia
Pos Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Masyarakat tetap berminat menggunakan jasa dari PT Pos Indonesia (Persero) di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat dan persaingan jasa pengiriman barang yang semakin menjamur di tanah air.

Humas dan Protokoler PT Pos Indonesia, Atjep Djuanda mengatakan, sampai saat ini pengguna jasa Pos Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

"Meskipun saat ini teknologi semakin berkembang, pengguna jasa Pos Indonesia masih terus meningkat. Bahkan pengguna jasa PT Pos Indonesia jauh lebih besar daripada penggunaan jasa pos individu," kata Atjep Djuanda di Kantor Pos Pusat Divisi Regional IV Jabodetabek dan Banten Jalan Gedung Kesenian Jakarta Pusat.

Hal ini dibuktikan dengan tetap bertahannya 144 kantor pos yang aktif di area IV dan terdapat sekitar 40 agen pos yang melayani surat-surat pos setiap harinya.

Bahkan karyawan BUMN ini di Jakarta jumlahnya sekitar 6.000 orang untuk area IV yang mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Banten (Jabodetabek dan Banten).

Cara yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia untuk tetap bertahan di tengah persaingan bisnis jasa pengiriman barang yaitu dengan terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Peningkatan pelayanan tersebut diantaranya yaitu menyediakan pos surat standar dan pos surat prioritas. Pos surat prioritas dibagi kedalam dua bagian yaitu kilat khusus yang waktu pengirimannya 2x24 jam dan pos express yang pengirimannya 1x24 jam.

"Dalam bersaing, kami selalu meningkatkan pelayanan, dan telah berkali-kali mengadakan perbaikan dengan melakukan penajaman waktu tempuh pengiriman pos", ujarnya.

Selain itu, PT Pos Indonesia juga menyediakan pelayanan" one stop service "yaitu pelanggan hanya tinggal mengirimkan data melalui soft copy atau e-mail saja selanjutnya untuk pencetakan, penyampulan, pengiriman, dan pelaporan dilakukan oleh PT Pos Indonesia.

Saat ini PT Pos Indonesia telah bekerja sama dengan Western Union dari AS untuk pengiriman ke luar negeri dan baru-baru ini PT Pos Indonesia juga bekerja sama dengan PT Pos Malaysia untuk melayani para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin mengirimkan uang ke Indonesia melalui Pos.

Tarif pengiriman barang yaitu berdasarkan zona wilayah dan berat barang yang akan dikirim. Sampai saat ini pengiriman uang atau wesel meningkat sebanyak lima persen di tahun 2011. Pelayanan wessel terdiri atasi wesel pos standar, prima dan instan.

Sumber : Antara