Selasa , 29 December 2015, 16:30 WIB

Pengelola Ancol Siapkan 500 Petugas Antisipasi Penumpukan Sampah

Rep: C33/ Red: Winda Destiana Putri
Pekerja membersihkan ikan yang mati mengambang di pinggiran pantai karnaval, Ancol, Jakarta, Selasa (1/12).  (Republika/Yasin Habiibi)
Pekerja membersihkan ikan yang mati mengambang di pinggiran pantai karnaval, Ancol, Jakarta, Selasa (1/12). (Republika/Yasin Habiibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kawasan Pantai taman impian jaya Ancol, Jakarta Utara sudah menjadi destinasi wisata bagi masyarakat yang ingin merayakan malam pergantian tahun ini.

Guna mengatasi masalah penumpukan sampah yang kerap terjadi usai perayaan pesta tahun baru, pihak pengelola Ancol menyiapkan setidaknya 500 petugas kebersihan.

Manajer Coorperate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari mengatakan pihaknya sudah menyadari akan banyaknya sampah yang menumpuk usai malam tahun baru. Sehingga ia berupaya menekan terjadinya penumpukan sampah yang bisa menyebabkan bau tidak sedap dengan menerjunkan 500 petugas kebersihan.

"Kita siapkan 500 personil kebersihan internal yang disebar di semua titik keramaian di Ancol mulai dari pantai Timur hingga pantai Barat," katanya kepada Republika, Selasa (29/12).

Rika menjelaskan para petugas itu pun disiapkan dari pihak internal Ancol sendiri tanpa melibatkan petugas dari dinas kebersihan provinsi DKI Jakarta.

Namun tidak menutup kemungkinan jumlah itu bisa bertambah jika ada penambahan personil kebersihan dari pihak pemprov Jakarta. Sebab dari sisi pengangkutan sampah, ia mengatakan pihak Ancol sudah bekerjasama dengan dinas kebersihan.

"Kalau pengangkutan sampah kita kerjasama dengan pihak pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk menyebar truk-truk di titik-titik pengangkutan sampah," ujar dia.