Jumat , 21 April 2017, 22:49 WIB

Angkasa Pura I Genjot Penumpang Umrah dari Bandara Sultan Hasanuddin

Rep: Novita Intan/ Red: Budi Raharjo
Ist
Bandara Sultan Hasanuddin.
Bandara Sultan Hasanuddin.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT Angkasa Pura I (Persero) akan meningkatkan jumlah penumpang jamaah umrah yang berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Direktur PT Angkasa Pura (AP) I M Asrori mengatakan bahwa Sulawesi Selatan memiliki potensi jamaah umrah yang cukup besar.

“Jika dilihat data tahun 2015 dan 2016, terjadi peningkatan jamaah umroh dari Sulawesi Selatan yang cukup signifikan yaitu sekitar 82,5 persen. Pada 2015, total jamaah umroh sebanyak 13.452 orang dan meningkat menjadi 24.562 orang pada 2016,” ujar Asrori melalui keterangan tertulisnya, Kamis (20/4).
 
Periode Januari-Februari 2017, lanjut Asrori, terdapat total 10.296 penumpang umrah, naik sebesar 66,5 persen dibanding periode yang sama pada 2016 yang sebanyak 6.181 penumpang umroh. Peningkatan  jumlah penumpang umroh ini didorong dengan penambahan maskapai Saudi Arabian Airlines yang melayani perjalanan umroh dari Bandara Sultan Hasanuddin sejak akhir 2016 lalu.
 
Untuk memberikan layanan bagi para jamaah haji dan umroh, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar telah dipersiapkan untuk mengantarkan jamaah ke tanah suci. Bandara Sultan Hasanuddin memiliki landasan yang sanggup melayani pesawat berbadan lebar dan mampu melayani penerbangan dengan standar internasional.
 
Asrori mengharapkan dukungan dari semua pihak melalui forum ini untuk dapat menangkap peluang serta menjawab tantangan bisnis pariwisata di Yogyakarta.

“Dengan adanya kolaborasi dan koordinasi dengan semua pihak, diharapkan dapat tercipta kontribusi yang nyata untuk peningkatan perekonomian Provinsi Yogyakarta secara luas dan pemangku kepentingan pariwisata dapat menyiapkan DIY menjadi tujuan wisata yang matang,” ujar Asrori.