Kamis , 20 April 2017, 10:07 WIB

Saham Adaro dan Saratoga Naik, Agung Podomoro Land Anjlok

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Nidia Zuraya
Republika/Agung Supriyanto
 Pekerja melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (18/4).
Pekerja melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (18/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proses pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta telah selesai pada Rabu (19/4) kemarin. Berdasarkan hasil hasil hitung cepat, pasangan Anies Baswedan -Sandiaga Uno unggul atas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Kemenangan Sandiaga ternyata membawa efek positif terhadap saham yang terkait dengannya. Perusahaan tersebut adalah PT Saratoga Investama Sedaya (SRTG), PT Adaro (ADRO), serta PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG).

Saham PT Saratoga dibuka menguat sembilan persen, sementara PT Adaro menguat dua persen dalam pembukaan perdagangan pagi ini. TBIG juga mengalami kenaikan hingga 100 poin. "Kalau Sandiaga menang, mungkin yang berpengaruh adalah saham-saham grup dia seperti SRTG, ADRO, TBIG, dan lainnya,'' kata analis NH Korindo Bima Setiaji saat dihubungi, Kamis (20/s).

Sementara, kata dia, jika Ahok menang maka kemungkinan saham properti bakal naik. Namun, sebaliknya, jika Ahok kalah, akan berimbas negatif terhadap saham properti.

Hal tersebut terbukti saham perusahaan properti raksasa PT Agung Podomoro Land (APLN), anjlok hingga 12 persen pada pagi ini. Artinya, kata Bima, kemenangan Sandiaga memberikan pengaruh positif terhadap saham yang terkait dengannya, begitu juga dengan Ahok. 

Berita Terkait