Rabu , 05 April 2017, 15:40 WIB

BJB Bagikan Dividen Rp 862,9 M, Gubernur Jabar Aher: Ini Memuaskan

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini
 Logo Bank BJB
Logo Bank BJB

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku sangat puas pada kinerja Bank BJB. Hal ini karena, BJB berhasil membagikan dividen Rp 862,9 miliar.

Menurut Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher,  pembagian dividen tersebut menunjukkan kinerja BJB sepanjang 2016 lalu luar biasa. "Tentu hasil RUPST ini memuaskan, bagus, Alhamdulillah," ujar Aher di Bandung, Rabu (5/4).

Menurut Aher, dividen sebesar Rp 862,9 miliar disepakati akan dibagi 56 persen untuk para pemegang saham. Sisanya, laba ditahan sebesar 34 persen direncanakan untuk pengembangan perusahaan. "Pembagiannya sudah baik, Pemprov Jabar sendiri mendapat dividen kurang lebih Rp 340 miliar," katanya.

Dengan capaian ini, Aher menilai BJB terbaik dibanding bank daerah lainnya di Indonesia. Oleh karena itu,  sangat wajar apabila BJB menjadi salah satu bank berkinerja terbaik secara nasional. "Kalau bank daerah itu semuanya hormat kepada Bank BJB, karena di antara bank daerah adalah bank sengada (tak ada) lawan. Oleh karena itulah, lawannya adalah bank nasional," katanya.

Sebelumnya, Bank BJB menyetujui pembagian dividen Rp 862,9 miliar. Keputusan ini dicapai usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BJB tahun buku 2016 yang digelar di Hotel Aryaduta, Bandung akhir Maret lalu.

‬Menurut Direktur Utama BJB, Ahmad Irfan, total dividen yang dibagikan ini setara 55 persen dari laba bersih 2016 sebesar Rp 1,56 triliun. Porsi dividen yang dibagikan, setara dengan Rp 890 per lembar saham atau naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 84,8 per lembar saham.

Menurut Irfan, perolehan dan kinerja yang positif terus ditunjukan Bank BJB dengan perolehan laba bersih (bank only) yang naik sebesar 14,4 persen year on year dan membaiknya rasio kredit bermasalah (NPL Gross) pada akhir 2016 menjadi sebesar 1,69 persen dari 2,91 persen pada akhir 2015.