Rabu , 01 November 2017, 04:16 WIB

Pengaruhi Rupiah, BI Pantau Pergantian Pimpinan the Fed

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Budi Raharjo
Republika/Rakhmawaty La'lang
 Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo terus memantau perkembangan dari pemilihan Gubernur Bank Sentral Amerika, the Federal Reserve (the Fed). Saat ini, terdapat dua kandidat yang akan menggantikan posisi Kepala Dewan Gubernur The Fed Janet Yellen, yakni John Taylor dan Jerome Powell.

"Kalau kita mengikuti kondisi stabilitas sistem keuangan dunia, saat ini memang banyak perhatian ke Amerika Serikat," ujarnya di Jakarta, Selasa (31/10).

Agus mengaku, dua kandidat tersebut memiliki karakter berbeda yang akan berpengaruh pada kebijakan the Fed. John Taylor, kata Agus, dinilai sebagai individu yang cenderung melakukan pengetatan.

Sementara, Powell memiliki kecenderungan sejalan dengan Yellen. "Kondisi itu membawa dampak pada stabilitas keuangan dunia karena semua memperkirakan orang yang menjadi chairman the Fed," kata Agus.

Selain itu, terkait dengan kebijakan moneter AS, BI juga akan memberikan perhatian dari dampak kebijakan Trump yang melakukan pemotongan pajak dari 35 persen menjadi 20 persen. BI juga akan fokus kepada penurunan balance sheet AS, khususnya the Fed.

Menurut Agus, kondisi di Amerika Serikat tersebut memengaruhi negara-negara lainnya, terutama dari sisi nilai tukar mata uang. "Kondisinya berdampak pada nilai tukar seluruh dunia ditandai mata uang AS menguat dan dampaknya pada mata uang yang lain," ujarnya.