Kamis , 12 Oktober 2017, 17:20 WIB

Aksi Jual Mereda, IHSG Ditutup Menguat

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Nidia Zuraya
Republika/Rakhmawaty La'lang
 Pengunjung mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta.
Pengunjung mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada sore ini, Kamis (2/10). Penguatan ini terjadi setelah dua hari terakhir, IHSG harus rela berada di zona merah hingga akhir perdagangan.

IHSG ditutup naik 0,74 persen atau naik 43,4 poin di level 5.926,2. Dengan begitu, IHSG kembali mempertahankan posisinya di Kisaran 5.900.

Saat dibuka, IHSG masih berada di posisi 5.886,42. Hanya saja mulai pukul 10.00 WIB, gerak IHSG menguat 0,32 persen ke 5.901,54. Penguatan pun terus berlanjut, hingga pada akhir perdagangan sesi I, IHSG ditutup menguat 0,54 persen atau 31,5 poin ke 5.914,32.

Analis Senior Binaartha Securities Reza Priyambada telah mengatakan, laju IHSG bisa menguat bila bila aksi jual mereda. Dengan begitu, pelaku pasar bisa memanfaatkan pelemahan yang ada untuk kembali masuk. 

Sebelumnya, sentimen positif dari dalam negeri yang sudah berlalu memang membuat pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual. Hal itu, menurut Reza, membuat IHSG betah di zona merah selama dua hari terakhir.